Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tidur Minimal 9 Jam/Hari Bisa Melawan Gen Penyebab Gemuk

    Share

    ariana

    61
    19.08.11

    Tidur Minimal 9 Jam/Hari Bisa Melawan Gen Penyebab Gemuk

    Post  ariana on Thu May 03, 2012 6:14 am

    Tidur Minimal 9 Jam/Hari Bisa Melawan Gen Penyebab Gemuk


    Bagi orang-orang yang memang memiliki gen penyebab gemuk, diet dan olahraga saja kadang-kadang tidak sukses mengontrol berat badan. Dibutuhkan juga istirahat yang cukup, bukan hanya 7 jam tiap hari tetapi minimal 9 jam tiap hari.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1.088 pasangan anak kembar menunjukkan, makin lama waktu yang dihabiskan untuk tidur maka pengaruh faktor genetik terhadap berat badan makin berkurang. Artinya meski punya gen gemuk, badan tetap bisa kurus asal tidurnya cukup.

    Namun waktu tidur yang dikatakan cukup agak berbeda dari yang disarankan selama ini yaitu 7 -8 jam dalam sehari. Menurut penelitian ini, waktu tidur yang dianggap cukup untuk melawan pengaruh gen penyebab gemuk adalah minimal 9 jam dalam sehari.

    Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari University of Washington, dengan melibatkan 1.088 pasangan anak kembar yang dianggap memiliki kemiripan tinggi secara genetik. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Sleep yang terbit baru-baru ini.

    Sebelumnya, berbagai penelitian telah membuktikan bahwa beberapa gen dalam tubuh manusia sangat mempengaruhi berat badan. Gen-gen tersebut mempengaruhi metabolisme energi, proses penimbunan dan pembakaran lemak menjadi energi serta\' pengaturan sinyal rasa lapar.

    "Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu tidur yang pendek membuat pengaruh lingkungan makin kuat terhadap ekspresi gen-gen yang berhubungan dengan obesitas," kata Dr Nathaniel Watson yang memimpin penelitian itu, seperti dikutip dari Telegraph.

    Meski diakui bahwa hasil penelitian ini masih terlalu awal untuk disimpulkan, Dr Watson meyakini bahwa istirahat yang cukup akan sangat mempengaruhi keberhasilan diet.

    Makin banyak tidur, pengaruh gen-gen penyebab gemuk makin berkurang sehingga diet menjadi lebih efektif.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 1:48 pm