Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    6 Alasan Wanita Bertahan dalam Hubungan yang Bermasalah

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    6 Alasan Wanita Bertahan dalam Hubungan yang Bermasalah

    Post  flade on Tue May 08, 2012 6:43 am

    6 Alasan Wanita Bertahan dalam Hubungan yang Bermasalah


    Pertengkaran terus menerus, kecemburuan yang tak masuk akal, kekerasan fisik dan berkali-kali diselingkuhi; siapa yang bisa tahan dengan perlakuan seperti itu dari pasangan? Kenyataannya, ada wanita yang tetap bertahan dalam hubungan bermasalah, meskipun secara batin dia tersiksa. Orang pun bertanya-tanya, kenapa masih mempertahankan hubungan padahal lebih banyak sedih daripada bahagia? Situs All Women Stalk memaparkan enam alasan wanita bertahan dalam hubungan yang buruk.

    1. Rasa Takut
    Alasan utama kenapa wanita tetap bertahan dalam hubungan asmara yang buruk, karena dikelilingi rasa takut. Awalnya, jalinan asmara baik-baik saja di awal tapi begitu Anda mulai tergantung satu sama lain, ada ketakutan kalau semua itu akan berakhir atau menghilang. Jika hubungan selalu dibumbui dengan pertengkaran, adu mulut, curiga dan kecewa, maka layak untuk ditinggalkan meskipun harus mengorbankan perasaan.

    2. Terlanjur Merasa Nyaman
    Pernahkah Anda berada dalam hubungan yang mungkin bukan terbaik, tapi lebih baik daripada sendirian? Itu pertanda Anda sudah nyaman dalam hubungan. Level nyaman ini pun bisa menjadi bumerang, karena takut kehilangan rasa nyaman itu Anda berusaha sekua tenaga mempertahankan jalinan asmara meskipun mungkin pasangan suka berselingkuh atau main tangan saat bertengkar. Jika hal itu terjadi, lihatlah sekali lagi apakah Anda lebih sering merasa bahagia atau sedih saat bersama si dia? Jika lebih banyak sedihnya, kesampingkan rasa nyaman itu, toh Anda juga bisa mendapatkannya dari pria lain yang lebih baik.

    3. Takut Gagal Lagi
    Jika seorang wanita pernah mengalami kegagalan cinta berkali-kali, kepercayaan dirinya akan menurun. Maka saat menjalin cinta yang baru dan ternyata hubungan itu tidak berjalan mulus, dia akan tetap mempertahankannya demi harga diri. Ingat, yang menjalani dan mengalami Anda sendiri, bukan orang lain. Jika memang merasa hubungan tidak dapat dilanjutkan, lepaskan saja.

    4. Malu
    Perasaan malu karena sering gonta-ganti pasangan juga jadi salah satu penyebab wanita bertahan dalam hubungan asmara yang buruk. Daripada harus menanggung malu, lebih baik dia mempertahankan hubungan. Hal ini tentu saja tidak patut dilakukan. Cepat berganti pasangan tidak selalu menandakan seorang wanita itu playgirl atau suka mempermainkan pria, tapi bisa karena dia ingin seseorang yang terbaik yang bisa mendampinginya seumur hidup.

    5. Cinta Mati
    Salah satu alasan paling logis, kadang yang membuat wanita bertahan dari hubungan buruk adalah karena cinta. Saat seseorang jatuh cinta, dia cenderung tidak memperhatikan keburukan pasangannya. Semua yang dilakukan pasangan yang dilihat buruk oleh orang lain bisa saja baik di mata dia. Meskipun sudah terjadi kekerasan fisik maupun psikis bahkan perselingkuhan, wanita yang dibutakan cinta akan tetap bertahan dalam jalinan asmara. Ingatlah, tak ada gunanya bertahan demi nama cinta, apalagi jika pasangan sudah tidak mencintai dan kerap menyakiti Anda. Masih ada banyak pria di luar sana yang akan mencintai Anda dengan tulus.

    6. Faktor Keluarga
    Jika Anda telah lama berhubungan misalnya lebih dari lima tahun, biasanya pasangan sudah dekat dan mengenal baik keluarga Anda begitu pun sebaliknya. Faktor keluarga ini juga bisa menyebabkan seseorang tetap ada dalam hubungan yang bermasalah. Ingin menjaga perasaan, nama baik atau opini keluarga merupakan alasan yang paling umum. Jangan mengorbankan perasaan hanya karena tidak enak dengan keluarga Anda sendiri maupun keluarga pasangan. Melanjutkan kisah cinta yang bermasalah hanya akan menimbulkan luka yang dalam ke depannya nanti.



    flade

    935
    23.09.09

    9 Alasan Sebaiknya Pacaran Dimulai dengan Persahabatan

    Post  flade on Tue May 08, 2012 6:45 am

    9 Alasan Sebaiknya Pacaran Dimulai dengan Persahabatan


    Hubungan cinta sangat halus dan membutuhkan perhatian lebih untuk mempertahankannya. Anda harus bisa berteman dengan pasangan untuk menjaga kelangsungan hubungan tersebut.

    Niat yang kuat, kejujuran, dan kepercayaan merupakan kualitas yang dapat memperkuat hubungan. Anda juga harus mampu berkomitmen dan secara emosional terikat dengan pasangan. Misalnya, dengan menjadi temannya terlebih dahulu, lalu kemudian menjadi kekasih.

    Berikut beberapa alasan mengapa sebaiknya hubungan cinta diawali dengan persahabatan, seperti dikutip dari Stylish and Trendy.

    1. Mengerti Anda
    Setiap hubungan memerlukan adanya pengertian satu sama lain, termasuk hubungan cinta. Jika Anda memiliki pemahaman yang baik kepada pasangan, hubungan yang akan dijalani akan berhasil dengan mudah.

    2. Penyesuaian
    Kecocokan menjadi alasan lain mengapa seorang teman bisa menjadi pacar yang baik. Anda telah sama-sama menemukan kecocokan terlepas dari keterlibatan emosional dengan teman-teman Anda. Jadi, tidak usah ragu-ragu lagi jika sudah mampu memahaminya.

    3. Saling Menghargai
    Teman biasanya saling menghargai keputusan dan pendapat temannya yang lain. Hal ini akan memberikan kontribusi positif dalam hubungan. Anda juga akan merasa lebih yakin bahwa pemikiran Anda akan diperhitungkan oleh teman-teman mengenai aspek penting yang terkadang dilupakan dalam hubungan cinta.

    4. Teman Tahu Kelemahan Anda
    Seorang teman pasti mengetahui apa kelemahan Anda dan tidak usah malu-malu lagi berkespresi di depannya, misalnya jika cara tertawa Anda buruk.

    5. Penuh Humor dan Hal Positif
    Humor dan hal-hal positif yang didapat dari pergaulan dengan teman, merupakan hal penting untuk menjaga hubungan tetap hidup. HUbungan cinta akan menjadi hambar dan membosankan jika Anda tidak memiliki momen yang konyol dan lucu dengan teman yang kini menjadi kekasih.

    6. Timbal Balik
    Keberhasilan sebuah hubungan sangat tergantung pada sejauh mana kemampuan Anda membalas budi kepada pasangan. Tidak adanya hubungan timbal balik, akan mematikan spontanitas dalam hubungan.

    7. Penghargaan dan Dorongan
    Seorang teman memiliki pengalaman dengan sifat-sifat positif dari kepribadian Anda. Ia tidak akan ragu menyoroti sifat-sifat Anda untuk memberikan dukungan kepada Anda.

    8. Mudah Berkomunikasi
    Komunikasi menjadi kerangka untuk memperkuat hubungan. Jika Anda berteman dengan pasangan Anda, komunikasi menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan. Mengekspresikan emosi dan perasaan jauh lebih mudah dan sederhana.

    9. Mudah Mendapat Perhatian
    Sangat mudah mendapatkan perhatian dari seseorang yang berteman dengan Anda. Anda juga tidak perlu menunggu sampai ia berbagi dan mengekspresikan dirinya. Tidak ada formalitas yang harus dilakukan. Anda dapat berbicara dengan lugas untuk mendapatkan perhatiannya.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 2:07 pm