Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Bisakah Kanker Payudara Dicegah?

    Share

    La Rose

    67
    16.08.11

    Bisakah Kanker Payudara Dicegah?

    Post  La Rose on Wed May 09, 2012 5:48 am

    Bisakah Kanker Payudara Dicegah?


    Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dialami perempuan. Jika kanker serviks bisa dicegah melalui pemberian vaksin, lalu bisakah kanker payudara dicegah?

    "Untuk pencegahan primer kanker payudara masih susah, karena vaksinnya juga masih dalam pengembangan, jadi hanya bisa diupayakan melalui hidup sehat," ujar dr Sonar Soni Panigoro, SpBK.Onk dalam acara Kampanye Delapan Tingkatkan Kesadaran Kanker Payudara di RS Pondok Indah.

    dr Sonar menjelaskan untuk pencegahan sekunder dalam arti menemukan kasus kanker payudara sedini mungkin sehingga harapan hidupnya besar. Diketahui jika ditemukan dalam stadium 0 atau 1 maka sampai tahun keenam masih ada 90 persen pasien yang bertahan hidup.

    Sedangkan untuk pencegahan tersier yang mana sudah ditemukan kanker payudara namun dalam stadium lanjut, maka akan diupayakan agar kualitas hidup dari pasien tersebut tetap baik.

    "Butuh waktu agar kanker ini bisa terdeteksi, biasanya kalau di bawah 1 cm masih sulit. Tapi kadang karena nggak terasa makanya tidak diperiksa dan tiba-tiba sudah besar," ujar dr Sonar yang lahir di Bandung 53 tahun silam.

    dr Sonar menuturkan untuk mencapai ukuran 1 cm dibutuhkan waktu selama 5 tahun, karena pertumbuhannya lambat jika masih kecil. Tapi jika ukurannya sudah besar maka pertumbuhannya cepat dan susah dikendalikan kalau menyebar luas.

    Perempuan cenderung memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara dibanding laki-laki karena adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron yang dimilikinya. Namun ada pula faktor risiko lain untuk kanker payudara yaitu:

    1. Memiliki riwayat garis keturunan kanker atau pernah kena kanker payudara sebelumnya
    2. Melakukan terapi hormon pasca menopause dalam jangka waktu lama
    3. Terpapar radiasi saat terapi di daerah dada ketika usia muda
    4. Hamil di usia tua dan tidak menyusui
    5. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol serta\' kurang aktvitas fisik.

    Sampai saat ini penyebab untuk kanker payudara belum diketahui, tapi umumnya kasus ini banyak ditemukan saat usia 40-50 tahun dan jarang sekali didapati di usia kurang dari 20 tahun. Untuk itu perempuan disarankan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin sebagai langkah awal deteksi dini.




      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 10:22 am