Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Saat Bercinta, Haruskah Pasangan Sama-sama Aktif?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Saat Bercinta, Haruskah Pasangan Sama-sama Aktif?

    Post  clara on Fri May 11, 2012 10:28 am

    Saat Bercinta, Haruskah Pasangan Sama-sama Aktif?



    Ada banyak hal dalam bercinta yang terkadang Anda dan pasangan bingung dan tak tahu apakah sudah benar atau belum. Misalnya saja, saat bercinta, haruskah pasangan sama-sama aktif atau hanya salah satu saja yang sibuk?

    Seperti dikutip Red Book, sama-sama aktif saat bercinta itu aturan lama yang sudah saatnya Anda ubah\'. Aturan baru, tak masalah untuk salah satu pihak mengontrol atau mengambil alih situasi.

    Menurut penulis buku 'The Perfect Orgasm', Joan Elizabeth Lloyd, pria justru sangat suka saat pasangannya memegang peranan aktif dalam bercinta. Jadi tak harus selalu Anda dan pasangan harus sama-sama aktif, bisa saja si dia asyik berbaring atau Anda yang menikmati aksinya.

    Dengan menjadi lebih aktif, Anda atau pasangan juga bisa saling belajar untuk stop terobsesi pada terjadinya orgasme secara silmutan. Pasangan akan belajar bagaimana memberikan giliran dan kesempatan pada pasangannya untuk mencapai klimaks.

    "Saat Anda mengizinkannya mengambil alih, Anda jadi tak lagi mengkhawatirkan apapun pada apa yang akan dilakukannya dan yang mungkin terjadi," jelas Llyod. "Anda pun bisa menikmati momen itu, sensasinya dan rileks," tambahnya.

    Llyod mengatakan lagi, ketika wanita mengambil alih kontrol, pria tak lagi merasa tertekan pada aktivitas bercinta. Anda seperti mengangkat bebanya untuk membuat aktivitas itu sukses dan berakhir orgasme.

    Bagaimana jika Anda ingin menikmati saja tanpa harus ikut aktif bergerak saat bercinta? Menurut pakar seks lainnya, Ian Kerner, hal itu pun tak masalah.

    "Wanita terkadang malah terlalu fokus pada bagaimana memberikan kepuasaan, padahal tantangan sebenarnya adalah bagaimana dia bisa menikmatinya," kata Kerner penulis buku 'She Comes First' itu.

    Dipaparkan Kerner, ia sering mendengar pria mengeluh kalau mereka sebenarnya ingin lebih memuaskan pasangannya. Mereka juga tak ingin fokus bercinta tersebut hanya pada mereka. Jadi disarankan penulis di situs Good In Bed itu, coba sesekali pasrah saja saat berhubungan seks, tanpa harus ikut aktif. Menurutnya, Anda akan merasakan sensasi yang luar biasa.




      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 12:23 am