Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Apakah Kemaluan Anda Bengkok?

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Apakah Kemaluan Anda Bengkok?

    Post  derinda on Sun Jun 17, 2012 10:25 am


    Pria selalu khawatir dengan alat vitalnya. Banyak yang merasa kemaluannya bengkok alias tidak bisa lurus. Kalau mau tahu bengkok atau tidak, ikuti fakta berikut.

    Pasti banyak yang tidak mengenal penyakit Peyronie. Penyakit ini biasanya menyerang para pria dan menyebabkan penis melengkung secara tidak teratur di bagian porosnya sehingga pria yang menderita penyakit ini kesulitan untuk mempertahankan kehidupan seksualnya. Beruntung metode pengobatan baru untuk mengurangi rasa sakitnya telah ditemukan.

    Kini peneliti menggelar dua uji klinis dimana partisipan disuntikkan obat bernama Xiaflex ke dalam poros penisnya dengan harapan obat ini akan melunakkan jaringan parut dan mengurangi kelengkungan penisnya.

    Setelah pengobatan selama hampi setahun, 67 persen partisipan mengaku penisnya mengalami perbaikan pasca penggunaan Xiaflex. Faktanya, dalam percobaan pertama, kelengkungan rata-rata untuk pria yang diobati dengan Xiaflex turun lebih dari 17 derajat dalam setahun.

    Saat ini obat itu sedang menunggu persetujuan dari FDA yang diperkirakan takkan mencapai keputusan hingga akhir 2012.

    Lalu mengapa Anda harus peduli sekarang? Karena bagian tubuh paling berharga milik Anda itu mungkin bisa berisiko juga.

    "Saya sering melihat pasien yang berpikir bahwa mereka mengidap beberapa jenis kanker, tapi sebenarnya itu hanyalah sebuah kasus tidak terdiagnosis seperti penyakit Peyronie," ungkap Culley C. Carson III, M.D., salah satu peneliti yang terlibat dalam percobaan dan seorang profesor urologi di University of North Carolina.

    Tapi jangan keburu panik dulu. Lebih baik simak 4 fakta yang perludiketahui tentang penyakit Peyronie seperti dikutip dari menshealth,

    1. Apa penyebab penis bengkok?

    Penyakit Peyronie terjadi karena adanya plak yang menumpuk di penis Anda. Biasanya saat pertama kali muncul, penyakit ini dianggap sebagai peradangan lokal yang kemudian berkembang menjadi jaringan parut yang mengeras dan mengurangi fleksibilitas serta\' menyebabkan penis Anda membengkok saat ereksi.

    "Penyakit Peyronie sering didapatkan dari cedera saat berhubungan seksual," terang Dr Carson.

    Namun secara realistis, apapun yang bisa menyebabkan trauma vaskular atau mencederai penis seperti aktivitas atletik atau kecelakaan juga bisa disalahkan untuk itu, tambahnya.

    2. Bagaimana penyakit ini mempengaruhi kejantanan pria?

    Setelah jaringan parut mulai mengeras dan menjadi plak, jaringan itu menyebabkan poros penisnya melengkung karena bagian itu tak lagi seelastis bagian penis lainnya.

    "Lengkungannya bisa mencapai hampir 90 derajat," kata Dr Carson. "Dan penis yang biasanya membutuhkan pengobatan memiliki kelengkungan 30 derajat atau lebih."

    3. Bisakah kondisi ini mengganggu kehidupan seks?

    "Bisa saja begitu. Hal pertama yang terlihat adalah ketika ereksi penis terasa menyakitkan sehingga lebih sulit untuk digunakan berhubungan seksual dengan pasangan Anda," tandas Dr. Carson.

    Tapi nyeri yang terjadi saat ereksi itu biasanya hanya berlangsung selama 4-6 bulan pertama. Jadi kebanyakan pria yang mengalaminya bisa terus berhubungan seksual, tapi rasanya kurang menyenangkan, kata Dr. Carson.

    4. Apa pilihan pengobatan terbarunya?

    Sayangnya, belum ada obat oral disetujui dan benar-benar efektif untuk mengatasinya, timpal Dr. Carson. Pasien biasanya memakai Potaba, obat yang sudah ada di pasaran namun belum dibuktikan efektivitasnya oleh FDA.

    "Ketika pengobatan oral tidak mempan, biasanya para dokter merekomendasikan obat lain yang bernama Interferon, namun penggunaannya dengan cara disuntikkan," jelas Dr. Carson. Tetapi sekali lagi, Interferon tidak dapat menjamin kesembuhannya.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 5:08 am