Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Supaya Tak Direpoti Buang Air Kecil Saat Sedang Tidur Malam

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Supaya Tak Direpoti Buang Air Kecil Saat Sedang Tidur Malam

    Post  clara on Wed Jun 20, 2012 6:25 am


    Segelas air yang Anda minum sebelum tidur ternyata bukan satu-satunya alasan yang membuat Anda buang air kecil di tengah malam. Ternyata, gen juga menjadi alasan yang membuat Anda terpaksa bangun tidur dan pergi ke kamar mandi.

    Meskipun Anda mungkin membatasi minum terlalu banyak sebelum pergi tidur, urgensi untuk kencing mungkin lebih berkaitan dengan gen Anda daripada seberapa banyak minuman yang Anda minum.

    Sebuah tim peneliti di Jepang mengamati pola buang air kecil tikus untuk mempelajarinya. Peneliti menemukan bahwa sel-sel otot kandung kemih sering diatur oleh irama sirkadian, yaitu pengatur siklus bangun dan tidur yang dapat dipengaruhi oleh gen.

    Seseorang dengan irama sirkadian normal, kemungkinan terbangun dari tidur untuk buang air kecil di tengah malam sangat kecil. Sehingga Anda memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat tanpa terganggu.

    Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications. "Sesekali harus buang air kecil pada malam hari sebenarnya bukan masalah, tetapi akan menjadi masalah ketika Anda harus berulang kali buang air kecil di malam hari yang disebut nokturia, atau poliuria malam," kata Beri Ridgeway, MD, seorang urogynecologist di Cleveland Clinic.

    Nokturia akan membuat Anda terbangun dari tidur karena kebutuhan yang kuat untuk buang air kecil, sehingga Anda tidak dapat kembali tidur sampai Anda mengosongkan kandung kemih Anda.

    Kekuatan dan kapasitas kandung kemih tidak berubah seiring dengan bertambahnya usia, sehingga penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan urgensi buang air kecil di tengah malam.

    Jika dokter Anda telah mengesampingkan masalah medis, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda tidak terganggu di malam hari karena urgensi buang air kecil, antara lain:

    1. Kurangi minum sebelum tidur
    Mengurangi jumlah cairan yang Anda minum sebelum Anda pergi tidur adalah solusi yang terbaik untuk mengurangi buang air kecil pada malam hari. Hindari juga minuman diuretik seperti alkohol dan kafein mulai empat jam sebelum tidur, karena dapat meningkatkan urgensi untuk buang air kecil.

    2. Kurangi pembengkakan kaki
    Percaya atau tidak, mengangkat kaki yang bengkak hingga sejajar dengan posisi jantung Anda beberapa jam sebelum tidur dapat mengurangi urgensi untuk buang air kecil pada malam hari.

    "Ketika Anda berbaring, badan menyerap semua cairan dari jaringan yang bengkak tersebut dan akan mengalir ke ginjal untuk diproduksib sebagai urine. Dengan cara tersebut, Anda dapat mengurangi produksi urine di ginjal," jelas Ridgeway.

    3. Segeralah memeriksakan diri
    Jika Anda menduga kandung kemih terlalu aktif, konsultasikan kondisi Adnda tersebut dengan dokter. Ada obat dan bahkan terapi fisik yang dapat mengurangi urgensi buang air kecil.

    4. Kurangi garam
    Kadar garam yang tinggi dalam makanan dapat menyebabkan tubuh Anda menyimpan cairan ekstra dan meningkatkan produksi urine pada malam hari. Hindari makanan berat yang rasanya asin, khususnya di malam hari.

    5. Rutin berolahraga
    Olahraga dapat membantu pengaturan ritme sirkadian Anda.



      Waktu sekarang Wed Aug 23, 2017 7:25 am