Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Jogging di Bawah Pepohonan Bagus untuk Kesehatan Jiwa

    Share
    avatar
    online

    452
    27.08.09

    Jogging di Bawah Pepohonan Bagus untuk Kesehatan Jiwa

    Post  online on Thu Jun 21, 2012 3:08 pm



    Jogging di taman atau tepian hutan yang banyak pepohonan tidak hanya bagus untuk paru-paru, tetapi juga untuk kesehatan jiwa. Menurut penelitian, toleransi terhadap stres meningkat jika seseorang sering olahraga di bawah pepohonan.

    Dibandingkan dengan olahraga di dalam ruangan seperti saat di gym, olahraga di alam terbuka khususnya yang rindang oleh pepohonan lebih memberikan efek menenangkan. Kadar kortisol atau hormon stres bisa turun hingga 50 persen saat menghirup udara segar.

    Para ilmuwan dari Glasgow University membuktikan hal itu setelah melakukan pengamatan terhadap 2.000 orang dewasa yang secara fisik cukup aktif. Sebagian rajin olahraga di gym, sementara yang lainnya dikondisikan untuk olahraga di taman atau pinggir hutan.

    Hasil pengamatan menunjukkan, partisipan yang melakukan olahraga di luar ruangan lebih jarang mengalami keluhan-keluhan terkait stres misalnya gejala depresi dan susah tidur. Tim peneliti yang dipimpin oleh Prof Richard Mitchell menyimpulkan bahwa faktor pepohonan sangat berpengaruh.

    "Ini sesuai dengan apa yang sudah kita yakini selama ini, yakni bahwa otak menyukai suasana yang natural dan respons otak tersebut ditandai dengan penurunan kadar stres," kata Prof Mitchell seperti dikutip dari Telegraph.

    Selain meredakan stres seperti yang terungkap dalam penelitian ini, olahraga di alam terbuka juga bisa memberikan manfaat lain. Karena udaranya cenderung lebih bersih, kegiatan ini bisa membuat paru-paru makin sehat karena terhindar dari polusi.

    Mengingat perbedaan efek antara olahraga di luar ruangan dengan di dalam, Prof Mitchell menyarankan agar sebaiknya orang-orang meluangkan waktu barang seminggu sekali untuk olahraga di luar ruangan. Manfaatnya ganda, tubuh jadi bugar sekaligus pikiran\' jadi lebih tenang.




      Waktu sekarang Fri Jul 21, 2017 1:33 am