Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Alasan Biologis Mengapa Makanan Berlemak Cocok dengan Kolesterol

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Alasan Biologis Mengapa Makanan Berlemak Cocok dengan Kolesterol

    Post  zuko on Thu Jun 28, 2012 1:16 pm


    Makanan berlemak dan kaya kolesterol seperti udang, mentega, telur goreng, daging dan kentang goreng begitu menarik jika disajikan bersama-sama. Ternyata ada alasan biologis yang mendasari hal ini.

    James Walters, Ph.D., dan rekannya di Carnegie Institution for Science menggunakan ikan jenis zebra untuk memahami mekanisme selular pengolahan kolesterol dan telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara lemak makanan dan penyerapan kolesterol.

    "Ikan zebra memiliki sistem biologis yang lengkap dan cara kerja ususnya mudah untuk dipelajari. Selain itu ikan zebra termasuk hewan omnivora yang dapat makan segala jenis makanan," kata Walters seperti dilansir dari medindia.

    Walters mengembangkan dua cara memberi makan ikan zebra, yaitu dengan diet tinggi lemak dan diet tinggi protein. Untuk diet tinggi lemak, Walters menggunakan kuning telur dan untuk diet tinggi protein menggunakan putih telur.

    Sebelum diberi makan, asam lemak atau kolesterol dalam ikan zebra ditambahkan agar dapat diketahui bagaimana respon sel-sel usus terhadap kolesterol dan lemak.

    Penelitian menemukan bahwa kolesterol yang telah ditambahkan sebelumnya hanya diserap saat ikan makan diet tinggi lemak. Sedangkan ketika ikan makan diet tinggi protein, kolesteriol tersebut tidak diserap sama sekali.

    Meskipun lemak dan kolesterol dikemas oleh bagian yang berbeda pada sel usus, tetapi lemak dalam makanan sangat mempengaruhi penyerapan kolesterol dari makanan pula. Otak mungkin menanggapi respon usus tersebut, sehingga makanan berlemak dan mengandung kolesterol tinggi tampak lebih lezat jika disajikan bersama, misalnya dalam burger.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:03 am