Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Mitos Malam Pertama yang Banyak Dipercaya

    Share
    avatar
    zuko

    159
    25.06.11

    Mitos Malam Pertama yang Banyak Dipercaya

    Post  zuko on Sun Jul 08, 2012 9:08 am


    Ketika malam pertama, pasangan biasanya merasa senang sekaligus tegang. Ini lebih umum terjadi pada pasangan yang melakukannya untuk pertama kali. Mengapa? Karena ada banyak mitos keliru tentang malam pertama yang bisa menakut-nakuti. Padahal hal tersebut belum tentu terjadi.

    Berikut beberapa mitos keliru tentang malam pertama yang banyak dipercaya, seperti dilansir Boldsky:

    1. Mitos: Malam pertama wanita harus perdarahan

    Menurut sebagian besar pria, perdarahan merupakan tanda untuk membuktikan bahwa wanita masih perawan karena ketika selaput dara pecah, wanita akan mengalami perdarahan. Namun, kenyataannya tidak semua wanita harus berdarah untuk membuktikan keperawanannya.

    Sering melakukan olahraga yang merenggangkan otot panggul, kurangnya pembuluh darah di selaput dara atau banyaknya lubrikasi, merupakan faktor-faktor yang bisa mencegah wanita tak mengalami perdarahan saat hubungan seks pertama.

    2. Mitos: Seks pertama kali selalu menyakitkan

    Banyak wanita takut berhubungan seks hanya karena ia tidak dapat membayangkan membiarkan penis pasangannya masuk ke dalam vagina. Hal ini begitu banyak dipercaya sehingga sekarang menjadi mitos. Padahal, sebagaimana tidak semua wanita mengalami perdarahan pada seks pertama, demikian pula tidak semua wanita memiliki selaput dara yang utuh. Seks pertama kali jadi menyakitkan jika selaput dara masih ada.

    Foreplay yang cukup adalah metode paling mudah untuk membuat seks pertama kurang menyakitkan. Dan ditambah, beberapa olahraga seperti bersepeda, berkuda, bela diri dan peregangan dapat sedikit merusak selaput dara dan membuat otot di sekitar kelamin menjadi lebih renggang, sehingga membuat seks pertama kali tidak terlalu menyakitkan.

    Jadi jangan khawatir, jika malam pertama terasa menyakitkan maka lakukan secara perlahan.

    3. Mitos: Buang air kecil setelah berhubungan seks bisa mencegah kehamilan

    Ada mitos bahwa jika seorang wanita yang buang air kecil segera setelah berhubungan seks, sperma bisa keluar dari saluran vagina sehingga mencegah kehamilan. Padahal faktanya, urine dikeluarkan melalui ureter (kandung kemih) sedangkan sperma tidak masuk rahim melalui kandung kemih. Sehingga tidak mungkin mencegah kehamilan hanya dengan cara buang air kecil setelah berhubungan seksual.



      Waktu sekarang Sun Aug 20, 2017 1:29 am