Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menguping Bisa Bikin Tuli

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Menguping Bisa Bikin Tuli

    Post  derinda on Fri Aug 10, 2012 10:47 am


    Ketika Anda sedang mencuri dengar pembicaraan orang lain, Anda cenderung akan tuli terhadap kata-kata yang diucapkan oleh orang yang berada lebih dekat kepada Anda. Mengapa hal ini bisa terjadi?

    Peneliti dari Royal Holloway, University of London, menemukan bahwa lebih dari dua pertiga orang yang sedang mencuri dengar pembicaraan orang lain akan terlalu fokus terhadap aktivitasnya itu dan membuat otak tidak mampu mengenali suara lain, bahkan sumber suara yang lebih dekat dan lebih keras sekalipun.

    Penelitian tersebut dilakukan dengan mengamati aktivitas beberapa orang yang sedang menguping pembicaraan orang lain yang berada tidak jauh dari tempatnya duduk. Setelah itu orang yang duduk disebelahnya diminta untuk mengucapkan satu kata yang disebutkan berulang kali selama 19 detik.

    Ternyata, orang yang sedang menguping tersebut tidak mampu mendengar kata-kata yang diucapkan orang di sebelahnya meskipun dalam jarak yang lebih dekat dan dilakukan berulang-ulang.

    Hal ini terjadi karena saraf pada telinga dipaksa untuk lebih fokus terhadap suara lirih yang lebih ingin Anda dengarkan. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Cognition.

    "Ini merupakan contoh bagaimana percakapan intens bisa membuat seseorang menjadi tuli terhadap dunia di sekitarnya," kata para peneliti, seperti dilansir indianexpress.

    Tuli disini bukan dalam artian seseorang akan menderita kerusakan pendengaran dengan aktivitas mencuri dengar pembicaraan orang lain. Tetapi lebih diartikan terhadap hilangnya kepekaan terhadap suara disekitarnya karena terlalu berkonsentrasi terhadap suara lain yang lebih ingin diketahui.

    Sebuah studi pada tahun 1999 juga menyatakan hal yang sama terhadap penglihatan. Seseorang yang terlalu berfokus mengamati suatu hal dapat menjadi 'buta' terhadap peristiwa yang terjadi tepat di depannya.

    Namun studi ini adalah yang pertama untuk menunjukkan bahwa hal tersebut juga memiliki pengaruh terhadap pendengaran.




      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 2:49 am