Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Menguping Bisa Bikin Tuli

    Share

    derinda

    82
    23.07.11

    Menguping Bisa Bikin Tuli

    Post  derinda on Fri Aug 10, 2012 10:47 am


    Ketika Anda sedang mencuri dengar pembicaraan orang lain, Anda cenderung akan tuli terhadap kata-kata yang diucapkan oleh orang yang berada lebih dekat kepada Anda. Mengapa hal ini bisa terjadi?

    Peneliti dari Royal Holloway, University of London, menemukan bahwa lebih dari dua pertiga orang yang sedang mencuri dengar pembicaraan orang lain akan terlalu fokus terhadap aktivitasnya itu dan membuat otak tidak mampu mengenali suara lain, bahkan sumber suara yang lebih dekat dan lebih keras sekalipun.

    Penelitian tersebut dilakukan dengan mengamati aktivitas beberapa orang yang sedang menguping pembicaraan orang lain yang berada tidak jauh dari tempatnya duduk. Setelah itu orang yang duduk disebelahnya diminta untuk mengucapkan satu kata yang disebutkan berulang kali selama 19 detik.

    Ternyata, orang yang sedang menguping tersebut tidak mampu mendengar kata-kata yang diucapkan orang di sebelahnya meskipun dalam jarak yang lebih dekat dan dilakukan berulang-ulang.

    Hal ini terjadi karena saraf pada telinga dipaksa untuk lebih fokus terhadap suara lirih yang lebih ingin Anda dengarkan. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Cognition.

    "Ini merupakan contoh bagaimana percakapan intens bisa membuat seseorang menjadi tuli terhadap dunia di sekitarnya," kata para peneliti, seperti dilansir indianexpress.

    Tuli disini bukan dalam artian seseorang akan menderita kerusakan pendengaran dengan aktivitas mencuri dengar pembicaraan orang lain. Tetapi lebih diartikan terhadap hilangnya kepekaan terhadap suara disekitarnya karena terlalu berkonsentrasi terhadap suara lain yang lebih ingin diketahui.

    Sebuah studi pada tahun 1999 juga menyatakan hal yang sama terhadap penglihatan. Seseorang yang terlalu berfokus mengamati suatu hal dapat menjadi 'buta' terhadap peristiwa yang terjadi tepat di depannya.

    Namun studi ini adalah yang pertama untuk menunjukkan bahwa hal tersebut juga memiliki pengaruh terhadap pendengaran.




      Waktu sekarang Wed Jan 18, 2017 12:51 pm