Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ruangan yang Terlalu Tenang Bisa Kacaukan Otak

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Ruangan yang Terlalu Tenang Bisa Kacaukan Otak

    Post  derinda on Fri Aug 10, 2012 10:49 am


    Ruangan hening tidak selalu menyenangkan, apalagi jika terlalu senyap sampai-sampai denyut jantung sendiri bisa terdengar. Di ruangan dengan tingkat keheningan 99,99 persen, manusia hanya bisa bertahan 45 menit sebelum otaknya kacau.

    Sebuah ruangan yang diklaim paling senyap di dunia versi Guiness World Record bisa ditemukan di Orfield Laboratories, South Minneapolis. Ruangan dengan tingkat keheningan 99,99 persen ini bisa membuat otak siapapun jadi kacau dan berhalusinasi saat berada di dalamnya.

    Untuk membuatnya kedap suara, ruangan ini dilapisi serat kaca super tebal dengan desain akustik khusus yang bisa mencegah pantulan suara. Selain itu, dindingnya juga terbuat dari beton setebal 30 cm yang masih dilapisi lagi dengan lempengan baja.

    Pemiliknya, Steven Orfield baru-baru ini menantang siapapun yang berani masuk ke dalamnya. Ia bertaruh, siapapun pasti tidak betah berlama-lama karena otaknya akan kacau dan mulai berhalusinasi ketika tidak bisa mendengar suara lain selain suaranya sendiri.

    "Ketika berada di dalam sebuah ruangan tanpa pantulan bunyi sedikitpun, maka Anda akan menjadi satu-satunya sumber suara dan itu adalah pengalaman yang sangat memicu disorientasi," kata Orfield seperti dikutip dari Dailymail.

    Seorang reporter Dailymail menerima tantangan Orfield, namun dilaporkan ia hanya mampu bertahan selama 45 menit. Selama di dalam, ia bisa mendengarkan denyut jantungnya sendiri, bahkan suara paru-paru dan perutnya yang terus bergerak sepanjang waktu.

    Menurut Orfield, seseorang diwajibkan duduk saat berada di ruangan tersebut. Salah satu sumber suara yang paling memicu disorientasi adalah langkah kaki, yang jika terdengar dengan sangat intens secara terus menerus akan mengacaukan pusat keseimbangan di otak.

    Orfield menambahkan, ruangan semacam ini biasanya dipakai untuk mengukur daya tahan para astronot saat berada di ruangan hampa suara sebelum mulai berhalusinasi. Ruangan hampa suara juga dipakai untuk menguji mesin motor besar seperti Harley Davidson untuk menyetel raungan mesin yang paling nyaman di telinga.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 1:11 pm