Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Ini Dia Alasan Orang yang Lebih Tua Jarang Marah

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Ini Dia Alasan Orang yang Lebih Tua Jarang Marah

    Post  derinda on Fri Aug 10, 2012 10:59 am


    Orang dewasa yang berusia sekitar 40-60 tahun biasanya lebih bijaksana dan bisa memberikan teladan yang baik bagi generasi di bawahnya. Sebaiknya orang di bawah usia 40-an tahun cenderung berpikir negatif sehingga lebih mudah emosi.

    Salah satu karakteristik yang mencolok dari tingkatan usia ini adalah kecenderungan untuk sering menunjukkan emosi positif lebih banyak dari tingkatan usia lainnya. Bahkan mereka dianggap lebih cepat mengatasi emosi negatif dibandingkan orang dewasa yang usianya lebih muda.

    Padahal sebelumnya peneliti berasumsi bahwa penurunan fungsi kognitif dan kesehatan fisik seiring dengan bertambahnya usia akan menyebabkan suasana hati generasi ini terlihat lebih buruk.

    Namun ternyata studi ini menunjukkan kondisi sebaliknya. Lalu apa pasal yang bisa menjelaskan mengapa mereka mampu mengatur emosinya lebih baik dari tingkatan usia lainnya?

    Pada studi yang baru saja dipublikasikan dalam jurnal Current Directions in Psychological Science dikemukakan bahwa:

    Lansia lebih bisa mengatur emosinya karena mereka cenderung menjauhkan mata dan pandangannya dari hal-hal negatif atau hanya terfokus pada hal-hal positif.

    Dibandingkan yang lebih muda, orang dewasa yang lebih tua cenderung memilih pola pandangan yang positif.

    Bahkan mereka menunjukkan pandangan yang paling positif ketika suasana hatinya tengah memburuk, meskipun pada tahapan ini biasanya orang dewasa yang lebih muda menunjukkan pandangan paling negatif.

    Studi yang dilakukan oleh Derek Isaacowitz dari Northwestern University seperti dilansir dari sciencedaily, mengindikasikan adanya hubungan sebab akibat antara pola pandangan positif dan suasana hati (mood).

    Pada orang dewasa tua yang memiliki kemampuan atensi yang baik, mereka hanya memerlukan pola pandangan positif untuk membantunya mengatur suasana hati dan emosi.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 12:23 pm