Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cara Berhenti Merokok ala Orang Indonesia

    Share

    sabila

    5
    10.08.12

    Cara Berhenti Merokok ala Orang Indonesia

    Post  sabila on Wed Sep 05, 2012 5:20 pm


    Banyak orang yang ingin berhenti merokok namun masih merasa kesulitan sebab senantiasa terbayang nikmatnya asap rokok. Oleh karena itu, banyak metode dikembangkan untuk membantu orang berhenti merokok, baik secara tradisional maupun yang ilmiah.

    Di Indonesia juga mulai bermunculan tempat-tempat yang menyediakan jasa terapi berhenti merokok. Selain itu, cara-cara berhenti merokok yang diajarkan dari mulut ke mulut juga banyak diterapkan. Yang paling penting di antara semua terapi ini agar dapat berhasil berhenti merokok adalah kesungguhan niat.

    Seperti berhasil dirangkum detikHealth, terapi-terapi unik yang dilakukan orang Indonesia untuk berhenti merokok antara lain:

    1. Totok rokok

    Salah satu terapi alternatif yang bisa membuat tubuh memberikan reaksi negatif terhadap rokok ialah totok rokok. Metode ini dipakai mantan bintang sinetron, Fuad Baradja, di klinik yang ia dirikan khusus bagi pecandu rokok yang ingin tobat.

    Metode ini menggunakan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang menggabungkan teori akupuntur dan sisi kerohanian. Berbeda dengtan akupuntur, pasien hanya diberi ketukan pada titik-titik meridian. Sebelum menjalani terapi, pasien juga diminta berdoa terlebih dahulu.

    2. Terapi merebus pasien

    Di Purbalingga, Jawa Tengah, ada pengobatan unik untuk pecandu rokok dan narkoba dengan cara direbus di atas kompor. Terapi ini digagas oleh Ahmad Ichsan Maulana atau Ustadz Ichsan. Karena metodenya yang unik, ia terkenal dengan sebutan Kyai Godog.

    Perebusan yang dilakukan seperti halnya merebus jagung, kacang atau ketela, namun tanpa ditutupi wadahnya. Setelah mendidih, air di dalam drum akan diberi ramuan-ramuan dan ragi tempe kemudian dicampur air tawassul. Pasien diminta berendam di dalamnya selama 30 menit.

    3. Permen jahe

    Orang sering merasa mual ketika harus berhenti merokok karena nikotin menimbulkan reaksi penarikan atau sakau. Jahe dapat mengurangi rasa mual akibat penarikan nikotin tersebut. Oleh karena itu, beberapa orang kemudian menggunakan permen jahe untuk mengatasi kecanduan nikotinnya.

    4. Rokok herbal

    Rokok herbal biasanya berisi campuran rempah-rempah dengan rasa berbeda yang bisa memberikan aroma tertentu pada para perokok. Aroma yang biasa terkandung dalam rokok herbal adalah mint, cengkeh, kayu manis, melati, mawar dan mentol.

    Namun metode ini dianggap belum cukup efektif dan berisiko karena menghasilkan asap pembakaran yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu, asap rokok yang dihasilkan juga dapat mengganggu orang lain.

    5. Merokok dalam jumlah banyak sekaligus

    Metode ini digunakan dengan tujuan membuat orang bosan merokok. Caranya, seorang pecandu rokok diminta menghisap 10 batang rokok atau lebih sekaligus. Jika masih kurang, si perokok bisa diminta meminum cairan campuran tembakau dan bawang. Dengan cara ini, si perokok akan merasa muak dan enggan merokok lagi. Cara ini terbilang ekstrim dan bisa jadi berisiko bagi kesehatan.

    6. Puasa

    Cara yang satu ini relatif lebih aman sekaligus bisa mendekatkan diri kepada Tuhan. Di bulan puasa, banyak orang yang sedikit demi sedikit berhasil meninggalkan kebiasaan merokoknya. Setelah bulan puasa usai, kebiasaan mengkonusmsi rokok pun bisa ditekan. Bisa juga si pecandu rokok sengaja berpuasa untuk menghentikan kebiasaan merokoknya.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:17 am