Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Remaja Putri Banyak Kena Anemia Akibat Salah Diet

    Share

    sabila

    5
    10.08.12

    Remaja Putri Banyak Kena Anemia Akibat Salah Diet

    Post  sabila on Wed Sep 05, 2012 5:36 pm


    Saat ini banyak remaja putri yang terobsesi memiliki tubuh langsing dan ramping, akibatnya banyak yang melakukan diet secara asal-asalan. Kondisi ini ternyata juga membuat banyak remaja putri kena anemia.

    "Remaja putri juga banyak yang kena anemia karena diet yang tidak tepat," ujar dr Elvina Karyadi, MSc, PhD, direktur Micronutrient Initiative Indonesia (MI) dalam acara Sosialisasi Pentingnya Tablet Tambah Darah untuk Mencegah Anemia pada Ibu Hamil di Hotel Four Season.

    dr Elvina menuturkan diet tidak tepat ini adalah makan seadanya, gizi yang masuk tidak seimbang, tidak mau makan daging, padahal ada kandungan zat besi dalam daging yang bisa membantu cegah anemia akibat defisiensi zat besi.

    "Padahal perempuan tiap bulannya mengalami menstruasi yang bisa membuatnya berisiko kena anemia. Untuk itu jika ingin diet tetap harus gizi seimbang dan ditambah olahraga," ujar dr Elvina.

    Anemia adalah kondisi yang relatif umum dikalangan gadis-gadis remaja terutama pada masa pubertas. Hal ini disebabkan karena laju pertumbuhan yang cepat dan kekurangan zat besi akibat menstruasi.

    Bahkan kebutuhan zat besi untuk perempuan yang masih berada dalam usia reproduksi ini hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan laki-laki. Beberapa kondisi bisa muncul yang menandakan seseorang kekurangan zat besi seperti kelelahan, sesak napas, kurang konsentrasi dan mudah tersinggung.

    "Jika seseorang sudah diketahui memiliki anemia maka suplemen tablet tambah darah diperlukan, karena jika hanya mengandalkan makanan saja maka sulit untuk mengejarnya," ujar dr Elvina.

    dr Elvina menuturkan sumber zat besi ini bisa didapatkan dari daging terutama daging merah, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan. Untuk membantu penyerapannya sebaiknya konsumsi vitamin C, tapi hindari kopi dan teh karena bisa menghambat penyerapan.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 5:12 am