Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kuil Ini Dihuni 20.000 Tikus Keramat

    Share

    putri

    46
    27.06.11

    Kuil Ini Dihuni 20.000 Tikus Keramat

    Post  putri on Wed Sep 19, 2012 1:34 am


    Tampak depan The Karni Mata Temple (Oddity Central)

    Jika biasanya kuil digunakan sebagai tempat ibadah, tidak dengan kuil di Bikaner, India. Kuil di sana juga menjadi 'rumah' bagi 20.000 tikus yang dianggap keramat. Sampai-sampai banyak turis terheran-heran dibuatnya.

    Jangan kaget jika masuk ke kuil yang diberi nama The Karni Mata Temple, Anda akan disambut oleh banyak sekali tikus berwarna hitam. Ets, bukan berarti tempat ini jorok, tapi karena memang jemaahnya yang sengaja memelihara tikus-tikus tersebut.

    Pengurus kuil dan juga jemaah sangat menyayangi tikus-tikus tersebut. Mereka pun dimasukkan dalam golongan yang suci dan disebut Kabbas. Tidak hanya puluhan atau ratusan, tikus yang ada di The Karni Mata Temple ini berjumlah 20.000 ekor. Wow!

    Selain tinggal, mereka juga makan dan minum di kuil ini. Sekali melangkah, pasti Anda langsung bisa melihat ada tikus di mana-mana. Gagang pintu, kolong meja, di sela-sela ventilasi, dan di mana pun ada ruang pasti di situ ada tikus.

    Untuk memeliharanya, pengelola kuil menyediakan puluhan mangkuk berukuran besar berisi susu dan makanan untuk si tikus. Ada juga pengunjung yang dengan sengaja membawa makanan dari luar untuk memberi makan hewan yang dianggap keramat tersebut.

    Saking sayangnya dengan tikus, ada peraturan khusus di kuil ini. Dari situs resminya, Selasa (18/9/2012), Anda harus berhati-hati saat berjalan agar tidak menginjak satu ekor pun tikus di sini. Jika hal tersebut terjadi dan tikus mati, Anda harus mengganti satu ekornya dengan emas murni seberat tikus yang mati.

    Untuk menjaga agar tikus tidak berkurang jumlah di sini, kuil ini juga dilengkapi kawat setrum di halaman depan dan belakangnya. Kawat-kawat tersebut digunakan agar tidak ada burung pemangsa yang bisa memakan tikus. Bahkan, ada petugas khusus yang menjaga dan merawat para tikus tersebut.

    Saking istimewanya, banyak turis sengaja berkunjung ke kuil ini. Tidak jarang sebagian dari mereka pasti bertanya, "Mengapa tikus sangat istimewa di kuil ini?"

    Pada abad ke-14, salah satu anak dari klan Karni Mata mati. Keluarga mencoba untuk membawa anak tersebut kembali ke kehidupan. Saat itu dewa kematian yaitu Yama mengatakan bahwa si anak tersebut sudah berenkarnasi menjadi seekor tikus. Semenjak itulah tikus mulai menjadi bagian dari keluarga di kuil ini.

    Saking istimewanya si tikus, bahkan sampai makanan dan minuman sisanya pun menjadi berharga. Banyak wisatawan menyantap makanan atau minuman sisa tikus di sini karena dianggap memiliki khasiat. Percaya tidak percaya...



    Eits! Jangan sampai menginjaknya (Oddity Central)


    Tikus diberi makan dan minum secara rutin (Oddity Central)


    Di mana Anda melangkah, pasti ada tikus di situ (Oddity Central)



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 11:21 pm