Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ikan Penis, Cacing Gendut yang Gurih Enak

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Ikan Penis, Cacing Gendut yang Gurih Enak

    Post  online on Sat Sep 22, 2012 8:19 pm


    Foto: Asia Vu

    Tampilan hewan ini memang tak menggugah selera. Bentuknya panjang dan berwarna pink pucat. Ada yang bilang mirip cacing besar, ada yang mengatakan persis kelamin pria. Meski demikian, binatang ini menjadi santapan di Asia Timur.

    Urechis unicinctus atau Urechis caupo merupakan spesies cacing (spoon worm) laut. Tempat tinggalnya di dalam liang pasir atau lumpur berbentuk U. Panjangnya berbeda-beda dengan kedua ujung yang mengecil dan berlubang. Cacing tak bermata ini bergerak secara peristaltik seperti usus.

    Ada banyak sebutan bagi cacing ini. Orang Cina memanggilnya hǎichang, Jepang menamakannya yumushi, sementara warga Korea menyebutnya gaebul. Secara umum, cacing ini dikenal sebagai fat innkeeper worm atau penis fish karena bentuknya yang mirip ujung kemaluan laki-laki.

    Mungkin melihatnya saja kita sudah geli. Namun, masyarakat Asia Timur sudah terbiasa memakannya. Di Korea dan sebagian Jepang, ikan penis atau penis fish disantap mentah dengan tambahan garam dan minyak wijen sebagai penambah rasa. Seringkali penis fish yang sudah dibersihkan, dipotong, dibelah, dan disajikan di piring masih menggeliat sehingga membuat jijik.

    Orang Cina tak memakannya mentah-mentah. Ikan penis atau penis fish biasanya ditumis dengan sayuran. Bisa juga dikeringkan dan dibuat menjadi bubuk sebagai penambah rasa umami (seperti MSG). Hewan ini menjadi bahan pangan penting dan digunakan dalam beragam masakan dalam kuliner Shandong.

    Menurut website Dine or Dash pada Juli 2011, tekstur dan rasa penis fish mirip kerang atau geoduck. Jika sudah diiris-iris tipis dan memanjang seperti pita, tak begitu sulit mengunyahnya.

    Selain menjadi santapan manusia, ikan penis atau penis fish juga sering dijadikan umpan pancingan. Ikan pari, hiu leopard, dan berang-berang adalah pemangsanya.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 5:20 am