Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Amankah Mengonsumsi Sayuran Akar Ketika Hamil?

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Amankah Mengonsumsi Sayuran Akar Ketika Hamil?

    Post  zuko on Mon Sep 24, 2012 10:59 am


    Sayuran akar seperti kentang dan wortel baik dikonsumsi oleh wanita hamil karena kaya nutrisi. Tetapi sebelumnya telah ada peringatan bahwa sayuran akar sangat rentan terhadap kontaminasi parasit pada tanah yang berbahaya bagi kehamilan.

    Bagaimana cara untuk tetap mendapatkan manfaat baik sayuran akar terhadap kehamilan tanpa perlu khawatir ancaman bahaya parasit?

    Sayuran akar adalah jenis sayuran yang tumbuh di bawah tanah, termasuk wortel, ubi jalar, buah bit, singkong, jahe, bawang dan lobak. Berikut sayuran akar yang bermanfaat besar terhadap pemenuhan nutrisi selama hamil:

    1. Kentang
    Berdasarkan penelitian, satu biji kentang saja mampu menyediakan energi sebanyak 110 kalori dan setengah kebutuhan harian terhadap vitamin C, 2 gram serat, kalium dan antioksidan seperti karotenoid dan antosianin, yang merupakan nutrisi penting selama kehamilan.

    2. Wortel
    Wortel merupakan sumber terbaik vitamin A, beta karoten, vitamin C dan serat, yang membantu melawan rasa ketidaknyamanan pada perut selama kehamilan.

    3. Bawang
    Bawang harus menjadi bagian dari bumbu makanan selama kehamilan untuk memberikan tambahan vitamin C, B-6, folat, potasium, mangan, dan serat. Sebuah bawang tunggal saja mampu memasok 64 kalori dan sama sekali tidak mengandung lemak.

    Wanita hamil sebelumnya telah diperingatkan bahwa konsumsi sayuran akar dapat meningkatkan risiko tertular toksoplasmosis, infeksi yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondii pada tanah yang terkontaminasi oleh kotoran hewan yang terinfeksi. Tetapi Anda tidak perlu menghapus konsumsi sayuran akar sama sekali dalam diet ketika hamil.

    Seperti dilansir onlymyhealth, lakukan langkah ini untuk mencegah toksoplasmosis yang membahayakan kehamilan akibat konsumsi sayuran akar:

    1. Pilih sayuran dalam keadaan segar

    Belilah sayuran yang masih dalam kondisi segar dan baik, misalnya memilih wortel dengan bentuk yang tegas dan renyah, berwarna orange segar dan ujungnya berwarna hijau serta\' bertekstur halus. Hindari memilih wortel yang lunak, layu dan berwarna pecah.

    2. Cuci bersih

    Sayuran akar harus dicuci dan digosok ringan hingga benar-benar bersih untuk menghilangkan parasit toxoplasma gondii yang mungkin menempel di kulit sayuran. Selain itu, cucilah tangan Anda setelah memegang daging mentah atau kurang matang untuk mencegah kontaminasi silang dan penyebaran infeksi.

    3. Pertahankan nutrisi sayuran

    Salah satu cara satu cara terbaik untuk mempertahankan nutrisi sayuran adalah dengan menjaga kulit sayuran dengan tidak mengupasnya atau dengan mengupas kulit luarnya tipis-tipis.

    Cara lain untuk mempertahankan nutrisi dari sayuran akar adalah dengan mengukus sayuran tanpa perlu mengupasnya untuk mematikan parasit sebelum selanjutnya diproses ke dalam masakan.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:22 am