Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ini yang Bikin Orang Dewasa Lebih Sulit Tertawa Ketimbang Anak-anak

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Ini yang Bikin Orang Dewasa Lebih Sulit Tertawa Ketimbang Anak-anak

    Post  flade on Sat Oct 06, 2012 9:45 am


    Tertawa merupakan salah satu cara mudah untuk membuat diri sendiri bahagia dan mengurangi stres. Tapi orang dewasa diketahui lebih sedikit tertawa ketimbang anak-anak, ini penyebabnya.

    Sebuah studi baru mengungkapkan seharusnya orang yang sudah dewasa tertawa sebanyak 18 menit setiap harinya. Namun sekarang kenyataan yang ada orang dewasa tertawa tak lebih dari 6 menit. Kondisi ini jauh lebih sedikit dibanding saat 60 tahun lalu.

    Para peneliti menemukan orang dewasa di Inggris rata-rata tertawa hanya 7,2 kali dalam sehari, sedangkan para ahli menganjurkan agar tertawa sehat dan menyenangkan perlu dilakukan sebanyak 15 kali dalam sehari.

    Sementara itu anak-anak kecil khususnya yang belum sekolah bahkan bisa tertawa sekitar 350 kali dalam sehari. Namun sebanyak 66 persen orang dewasa yang disurvei mengaku dirinya sudah lebih sulit untuk tertawa dan merasa bahagia dalam hidupnya.

    Diketahui ada beberapa hal yang membuat orang merasa lebih sulit untuk tertawa yaitu adanya masalah keuangan, tekanan dari pekerjaan, adanya masalah pada komitmen keluarga dan kondisi lingkungannya bisa mencegah mereka untuk tertawa.

    "Tertawa adalah perilaku penting dari seseorang karena menyenangkan, membuat orang bahagia dan membawa banyak manfaat. Kita harus lebih sering tertawa," ujar psikolog Anjula Mutanda, seperti dikutip dari Timesofindia.

    Hal ini karena ketika tertawa kadar hormon endorfin di tubuh akan meningkat sehingga dapat mengurangi stres dan memperkuat sistem kekebalan. Diketahui hormon stres akan berkurang selama tertawa sehingga memungkinkan sel-sel kekebalan tubuh berfungsi lebih baik. Efek yang dirasakan ini bisa bertahan hingga 24 jam.

    Selain itu tertawa juga mampu mempromosikan pertukaran oksigen dengan karbondioksida sehingga membantu membersihkan saluran udara, serta\' membuat otot dan sendi rileks setelah tegang akibat tekanan pekerjaan.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:16 pm