Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Benarkah Ukuran Mr P Bukan Masalah Bagi Perempuan? Pikir Sekali Lagi

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Benarkah Ukuran Mr P Bukan Masalah Bagi Perempuan? Pikir Sekali Lagi

    Post  zuko on Wed Oct 10, 2012 6:31 am


    Kali ini pendapat pendukung Mak Erot ada benarnya. Meskipun banyak orang menegaskan ukuran penis bukan masalah untuk memuaskan pasangan, tapi kenyataanya tidak selalu demikian.

    Sebuah penelitian bahkan menyatakan bahwa perempuan lebih mudah mencapai klimaks jika 'onderdil' pasangannya lebih besar.

    Temuan yang dipublikasikan The Journal of Sexual Medicine menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan yang mengalami orgasme vagina mengaku lebih mudah mencapai klimaks dengan laki-laki berpenis besar.

    Penelitian juga mengungkapkan bahwa organ intim yang lebih besar lebih disukai kebanyakan perempuan.

    "Kecemasan laki-laki mengenai ukuran penisnya mungkin tidak menggambarkan stereotip budaya, tapi apresiasi mengenai ukuran cukup penting bagi kebanyakan perempuan. Sama seperti halnya ketika laki-laki merasa cemas saat bersaing mengenai kecerdasan, ciri kepribadian, rasa humor, status sosial, tinggi badan, kekayaan dan sifat-sifat lain yang diketahui disukai oleh perempuan di seluruh budaya," kata Stuart Brody, psikolog di University of the West of Scotland seperti dilansir LiveScience.

    Peneliti mensurvei 323 orang perempuan di sebuah universitas di Skotlandia mengenai frekuensi hubungan seksualnya pada bulan lalu, juga mengenai perilaku seksual dan orgasme yang dialami. Para peserta juga ditanya apakah panjang penis pasangan mempengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme.

    Hasilnya menemukan bahwa kemungkinan seorang perempuan mencapai orgasme lebih besar apabila penis pasangan lebih panjang. Selain itu, ukuran kelamin juga berkaitan dengan frekuensi orgasme yang lebih sering. Penis yang masuk kategori panjang adalah yang punya ukuran 14,7 - 15,5 cm. Ukuran tersebut lebih dapat memberikan rangsangan vagina.

    Dari 160 peserta yang mengalami orgasme, sebanyak 33,8 persen di antaranya lebih suka penis yang panjangnya di atas rata-rata. Sebanyak 60 persen perempuan mengatakan bahwa ukuran penis bukanlah masalah dan 6,3 persen lainnya mengatakan bahwa penis yang panjang justru kurang menyenangkan dibanding yang pendek.

    Para peneliti juga menemukan bahwa perempuan yang mengaku paling banyak mengalami orgasme cenderung menganggap penis yang lebih panjang lebih baik. Meskipun demikian, peneliti memperingatkan bahwa sampel penelitian ini terbatas pada mahasiswa Skotlandia. Hasilnya mungkin bisa berbeda pada kelompok lain.

    "Hal ini mungkin disebabkan karena penis yang lebih besar dan panjang lebih mampu merangsang seluruh bagian vagina dan leher rahim," kata Brody.

    Masalah ukuran alat vital seringkali merupakan masalah yang sensitif karena menyangkut kebanggaan laki-laki. Walau demikian, nampaknya pilihan perempuan tersebut bisa jadi hanyalah perkara selera. Toh kebanyakan perempuan sudah merasa bahagia jika pasangan mencintai dan memberikan perhatian sepenuh hati.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:16 am