Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ketika Timbunan Lemak Justru Menjadi Berkah

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Ketika Timbunan Lemak Justru Menjadi Berkah

    Post  clara on Sat Oct 27, 2012 12:19 pm


    Kegemukan atau obesitas membuat orang rentan terkena penyakit kronis seperti diabetes, serangan jantung hingga stroke. Dari segi penampilan pun, ukuran jumbo kurang begitu dianggap menarik oleh lawan jenis. Namun ada beberapa kasus di mana kegemukan justru menjadi berkah.

    Timbunan lemak di dalam tubuh bisa menjadi alasan untuk selamat dari hukuman penjara, eksekusi mati bahkan menyelamatkan nyawa dari kecelakaan. Meskipun demikian, kasus-kasus ini amat langka dan bisa jadi karena kebetulan 'Dewi Fortuna' sedang baik suasana hatinya.

    Berikut adalah kasus-kasus di mana kegemukan justru menjadi berkah.


    1. Terlalu gemuk untuk dituduh membunuh

    Pada bulan Maret 2008, seorang warga texas, AS bernama Mayra Rosales (31 tahun) mengaku telah mebunuh keponakannya yang baru berumur 2 tahun. Cara membunuhnya unik, yaitu mengguling-gulingkan badannya yang seberat 500 kg di atas sang bayi. Polisi pun percaya.

    Namun pengacara memberikan bukti yang tak terbantahkan, yaitu Mayra hampir tak dapat menggerakkan lengan karena terlalu gemuk. Mayra lantas mengaku bahwa dia sebenarnya ingin melindungi pelaku sebenarnya, yaitu adiknya yang bernama Jamie.


    2. Terlalu gemuk untuk masuk penjara

    Seorang pria asal Shepparton, AS bernama Claude Jackson memukulkan botol ke kepala orang lain di sebuah bar pada tanggal 14 Januari 2007. Sang korban terpaksa mendapat jahitan sepanjang 4 cm di bagian leher dan dirawat di rumah sakit. Jackson pun divonis bersalah.

    Namun laporan medis yang diterima pengadilan menyatakan bahwa Jackson dengan berat badan 190 kg ini pernah 3 kali mendapat serangan jantung dan tengah mengidap arthritis, sleep apnea, dan penyakit lain akibat kegemukan. Laporan juga memperingatkan bahwa hukuman penjara akan sangat berakibat fatal bagi kesehatannya. Ia pun dilepas.


    3. Terlalu gemuk untuk dieksekusi mati

    Seorang narapidana di Ohio bernama Ronald Post (53 tahun) memiliki berat badan hingga 218 kg dan ingin eksekusi matinya ditunda. Alasannya, berat badan akan membuat kematiannya menyiksa dan berlama-lama. Ia dipenjara karena membunuh seorang petugas hotel di Ohio tahun 1983 silam.

    Post mengatakan bahwa berat badan, aliran darah, jaringan parut dan masalah medis lainnya akan membuat hukuman suntik mati kurang efektif mengambil nyawanya dengan cepat. Dia juga terlalu berat sehingga kursi tempat suntik mati pun tak kuat menahannya. Post pun meneruskan masa tahanannya.


    4. Tetap hidup setelah ditusuk 38 Kali

    Danny Ross (44 tahun) membutuhkan 70 jahitan di rumah sakit untuk menutup 38 luka bekas tusukan pisau di sekujur tubuhnya. Pria dengan berat badan 101 kg ini juga juga dicekik dengan ikat pinggang. Beruntung, tumpukan lemak tubuh menyelamatkan nyawanya dari kematian.

    Ross ditusuk oleh David Johnson (33 tahun) pada bulan Agustus 2012 silam saat sedang menonton TV di flat-nya yang berlokasi di Exeter, Inggris. Johnson menuduh Ross mencuri uangnya lalu berupaya membununya. Setelah melakukan aksi sadisnya itu, Johnson pergi karena mengira korbannya sudah tewas, tapi ternyata tidak.


    5. Dapat uang dengan memanfaatkan kegemukannya

    Seorang wanita asal New Jersey, Donna Simpson, berhasil meraup banyak uang hanya karena kegemukannya. Simpson berambisi memecahkan rekor dunia sebagai wanita tergemuk. Penggemar yang ingin menyaksikannya makan secara online wajib membayar biaya berlangganan.

    Wanita dengan berat badan 317,5 kg ini pun berhasil mengumpulkan uang sampai Rp 769 juta dalam setahun. Biaya berlangganan untuk melihat Simpson makan tiap hari adalah sebesar Rp 171 ribu/bulan.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:14 pm