Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Mitos Olahraga yang Masih Dipercaya Remaja

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Mitos Olahraga yang Masih Dipercaya Remaja

    Post  flade on Thu Nov 01, 2012 7:57 am


    Olahraga adalah salah satu cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap sehat. Namun sayangnya, masih ada beberapa mitos seputar olahraga yang dipercaya oleh para remaja.

    Waktu terbaik untuk membiasakan diri berolahraga adalah sedini mungkin, seperti saat remaja. Ini karena pada usia tersebut metabolisme tubuh bisa membakar banyak kalori sehingga baik untuk mengurangi berat badan berlebih.

    Beberapa bentuk latihan yang bisa dilakukan seperti olahraga, gym, berjalan taua lari bisa membuat seorang remaja memiliki tingkat kebugaran yang baik dalam jangka waktu panjang.

    Namun masih banyak mitos dan kesalahpahaman yang berhubungan dengan kebugaran, seperti dikutip dari Timesofindia, yaitu:

    1. Olahraga bisa membuat remaja lebih tinggi

    Tinggi badan dipengaruhi oleh seberapa tinggi orangtua dan postur tubuh. Periode pertumbuhan tubuh yang cepat dimulai pada usia 11 tahun untuk anak perempuan dan 13 tahun anak laki-laki.

    Variabel pertama ini memang tidak bisa diubah, tapi seseorang bisa menambah tinggi badan dengan memiliki postur tubuh yang baik. Jika seseorang berdiri tegak maka secara otomatis ia akan terlihat lebih tinggi.

    2. Latihan kekuatan bisa menghambat pertumbuhan

    Hal ini tidaklah benar. Olahraga seperti push up, sit up dan jongkok justru bisa membantu otot dan membentuk tubuh. Tapi memang hal ini bisa memiliki konsekuensi negatif jika dilakukan tidak benar. Untuk itu jika ingin melakukan latihan kekuatan dan angkat beban, sebaiknya mintalah bantuan pelatih untuk mengajari bagaimana cara melakukan yang benar.

    3. Suplemen protein penting dikonsumsi

    Hal ini tidaklah benar, karena terlalu banyak mengonsumsi protein secara berlebihan bisa mengganggu metabolisme ditubuh, salah satunya adalah menyimpan lemak di dalam tubuh.

    Jika termasuk remaja yang aktif maka perlu 1 gram protein per kilogram berat badan setiap harinya. Namun jika atletis butuh 1-1,5 gram protein per kilogram berat badan.

    4. Tubuh atletis bisa didapatkan dengan mudah

    Untuk mendapatkan kebugaran secara keseluruhan seseorang perlu membangun stamina, kekuatan, kelenturan dan stabilitas. Salah satunya saat melakukan latihan kekuatan tidak bisa langsung, tapi harus bertahan dan dimulai dengan beban yang ringan terlebih dahulu.

    Misalnya jika senang berjalan, maka berjalan secara teratur bisa membantu membangun stamina. Lalu meningkat dengan jalan menanjak untuk memperkuat otot kaki, meningkatkan kelenturan dengan melakukan peregangan, serta\' melatih stabilitas dengan berjalan di atas jalan yang tidak rata.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 5:19 am