Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Putus atau Lanjut? Tanyakan 4 Hal Ini Pada Diri Sendiri

    Share
    avatar
    La Rose

    76
    16.08.11

    Putus atau Lanjut? Tanyakan 4 Hal Ini Pada Diri Sendiri

    Post  La Rose on Mon Nov 05, 2012 11:21 am


    Setiap hubungan pasti mengalami pasang surut. Ketika hubungan masuk dalam fase kritis, ada hubungan yang layak dipertahankan, tapi ada juga yang tidak.

    Jika Anda juga tengah bimbang akan meneruskan hubungan atau mengakhirinya, jangan terburu-buru ambil keputusan. Tanyakan empat hal ini pada diri sendiri terlebih dahlu, seperti dirangkum She Knows.

    Apakah dia meminta maaf?
    Ketika kekacauan hubungan disebabkan olehnya, maka untuk memperbaikinya tentu harus dari niat baik kekasih. Jadi, ketika si dia tidak merasa menyesal dan belum meminta maaf, sebaiknya Anda pikirkan lebih lanjut. Tidak hanya memikirkan sikapnya, tapi pikirkan juga apakah Anda memiliki kesalahan padanya hingga dia berlaku seperti itu?

    Apakah dia bertanggung jawab?
    Meminta maaf merupakan keharusan, tapi dia juga perlu mempertanggung jawabkan tindakannya. Bukan berarti ia hanya mengatakan penyesalan dan permintaan maafnya. Si dia juga harus mengakui atas tindakannya. Mengakui kesalahan merupakan sikap gentle yang perlu Anda lihat dari seorang pria. Jadi, apakah dia sudah mengakui kesalahannya dan mau bertanggung jawab?

    Apakah dia mengerti mengapa Anda marah?
    Meminta maaf tapi hanya sekedar di bibir saja dan tidak memahami mengapa Anda marah, juga bukan sebuah solusi. Dia harus benar-benar tahu kesalahannya dan mengapa Anda menjadi marah padanya. Ingat, ketika dia hanya berkata-kata manis dengan mencoba untuk mencium Anda dan gerak-gerik yang mengarah tindakan seksual, percayalah dia tidak benar-benar menyesali sikapnya dan Anda akan tersakiti lagi di lain waktu.

    Apakah Anda masih mencintainya?
    Ini adalah pertanyaan utama yang Anda perlu tanyakan pada diri sendiri, sebelum mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan kedua. Jika jawabannya adalah 'Ya', Anda bisa mencari cara untuk membangun kembali kepercayaan. Jika jawabannya 'Tidak', maka Anda mengetahui, inilah titik dimana Anda harus melepaskannya tanpa perlu takut akan kesendirian. Terkadang bagi sebagian wanita, kesendirian menjadi ketakutan tersendiri. Tapi sadarilah menjadi single lebih baik dibanding mempertahankan hubungan yang buruk dan tidak sehat.




      Waktu sekarang Wed Aug 23, 2017 9:23 am