Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Putus atau Lanjut? Tanyakan 4 Hal Ini Pada Diri Sendiri

    Share

    La Rose

    75
    16.08.11

    Putus atau Lanjut? Tanyakan 4 Hal Ini Pada Diri Sendiri

    Post  La Rose on Mon Nov 05, 2012 11:21 am


    Setiap hubungan pasti mengalami pasang surut. Ketika hubungan masuk dalam fase kritis, ada hubungan yang layak dipertahankan, tapi ada juga yang tidak.

    Jika Anda juga tengah bimbang akan meneruskan hubungan atau mengakhirinya, jangan terburu-buru ambil keputusan. Tanyakan empat hal ini pada diri sendiri terlebih dahlu, seperti dirangkum She Knows.

    Apakah dia meminta maaf?
    Ketika kekacauan hubungan disebabkan olehnya, maka untuk memperbaikinya tentu harus dari niat baik kekasih. Jadi, ketika si dia tidak merasa menyesal dan belum meminta maaf, sebaiknya Anda pikirkan lebih lanjut. Tidak hanya memikirkan sikapnya, tapi pikirkan juga apakah Anda memiliki kesalahan padanya hingga dia berlaku seperti itu?

    Apakah dia bertanggung jawab?
    Meminta maaf merupakan keharusan, tapi dia juga perlu mempertanggung jawabkan tindakannya. Bukan berarti ia hanya mengatakan penyesalan dan permintaan maafnya. Si dia juga harus mengakui atas tindakannya. Mengakui kesalahan merupakan sikap gentle yang perlu Anda lihat dari seorang pria. Jadi, apakah dia sudah mengakui kesalahannya dan mau bertanggung jawab?

    Apakah dia mengerti mengapa Anda marah?
    Meminta maaf tapi hanya sekedar di bibir saja dan tidak memahami mengapa Anda marah, juga bukan sebuah solusi. Dia harus benar-benar tahu kesalahannya dan mengapa Anda menjadi marah padanya. Ingat, ketika dia hanya berkata-kata manis dengan mencoba untuk mencium Anda dan gerak-gerik yang mengarah tindakan seksual, percayalah dia tidak benar-benar menyesali sikapnya dan Anda akan tersakiti lagi di lain waktu.

    Apakah Anda masih mencintainya?
    Ini adalah pertanyaan utama yang Anda perlu tanyakan pada diri sendiri, sebelum mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan kedua. Jika jawabannya adalah 'Ya', Anda bisa mencari cara untuk membangun kembali kepercayaan. Jika jawabannya 'Tidak', maka Anda mengetahui, inilah titik dimana Anda harus melepaskannya tanpa perlu takut akan kesendirian. Terkadang bagi sebagian wanita, kesendirian menjadi ketakutan tersendiri. Tapi sadarilah menjadi single lebih baik dibanding mempertahankan hubungan yang buruk dan tidak sehat.




      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:21 pm