Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Biji Kopi Arabika Diperkirakan Akan Punah Tahun 2080

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Biji Kopi Arabika Diperkirakan Akan Punah Tahun 2080

    Post  via on Sat Nov 10, 2012 12:38 pm


    Perubahan iklim global kini menjadi topik yang banyak dibahas karena menimbulkan efek buruk bagi dunia. Baru-baru ini sebuah badan penelitian di Inggris menemukan bahwa perubahan iklim dunia dapat berakibat pada punahnya biji kopi arabika liar pada tahun 2080.

    Walaupun petani kopi komersial masih bisa menanam biji kopi di perkebunan yang dirancang dengan kondisi yang tepat, hal ini tidak akan bertahan lama. Karena tanpa biji kopi arabika liar, kelangsungan genetis biji kopi arabika terancam terutama daya tahannya terhadap hama dan penyakit.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Britain's Royal Botanic Gardens di Kew, Inggris, dalam kerjasama dengan para peneliti di Ethiopia menemukan 38 sampai 99,7 % daerah yang cocok untuk ditumbuhi arabika liar akan menghilang pada tahun 2080. Hal ini akan terjadi jika prediksi suhu terus meningkat.

    Analisis terancamnya biji kopi arabika ini datang dari komputer yang menganalisa pengaruh kenaikan suhu pada distribusi geografis arabika liar. Hasil yang dipublikasikan di Public Library of Science Journal PLOS ONE, menunjukkan adanya pengaruh yang sangat negatif pada jumlah dan tingkat populasi arabika liar.

    Sifat tanaman kopi yang sangat bergantung pada suhu, membuat kenaikan beberapa derajat dari temperatur rata-rata di daerah pertumbuhan biji kopi arabika, bisa berisiko mematikan tanaman kopi tersebut.

    “Kepunahan kopi arabika merupakan prospek yang mengejutkan dan mengkhawatirkan. Penemuan ini sangat penting untuk organisasi seperti World Coffee Research untuk bekerjsama dalam meningkatkan kekuatan genetis biji kopi arabika yang dibudidayakan dengan melestarikan tipe biji kopi arabika liar,” kata Aaaron Davis sebagai kepala peneliti kepada Reuters.

    Selain berdampak buruk bagi kelangsungan spesies biji kopi arabika, hal ini juga sangat berpengaruh buruk bagi perekonomian beberapa negara pengekspor arabika seperti Brazilia, Ethiopia, dan Sudan.



      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 11:52 am