Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Lihat Layar HP Saat Bangun Tidur di Pagi Hari Bisa Kurangi Stres

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Lihat Layar HP Saat Bangun Tidur di Pagi Hari Bisa Kurangi Stres

    Post  online on Mon Nov 12, 2012 1:29 am


    Paparan cahaya biru dari teknologi layar seperti komputer, laptop atau ponsel diketahui dapat mengganggu tidur di malam hari. Tetapi jika Anda terpapar cahaya biru di pagi hari, justru dapat bermanfaat baik dalam mengurangi tingkat stres sepanjang hari.

    Peneliti Rensselaer Polytechnic Institute di New York melakukan penelitian terhadap 18 remaja yang hanya tidur 4,5 jam saja selama 3 malam berturut-turut. Peserta dibagi menjadi dua kelompok yang akan diberikan dua perlakuan, kelompok pertama diminta melihat cahaya biru dan kelompok lainnya diminta melihat cahaya alami yang redup.

    Hasilnya, remaja yang terbangun dengan cahaya biru memiliki kadar hormon stres (kortisol) yang hampir dua kali lebih tinggi dibanding remaja yang terbangun dengan cahaya alami yang redup.

    Hormon kortisol mungkin dikenal sebagai hormon yang buruk, seperti menyebabkan stres, meningkatkan berat badan, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung. Tetapi meningkatnya hormon kortisol sampai ke puncak di pagi hari dapat menyetel ulang irama sirkadian tubuh.

    "Hal ini jugalah yang menjadi alasan mengapa seseorang harus menghindari cahaya biru di malam hari, karena produksi hormon melatonin yang mengatur tidur dapat terganggu oleh hormon kortisol dan menyebabkan seseorang tetap terjaga," kata Mariana Figueiro, PhD, pemimpin penelitian, seperti dilansir prevention.

    Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang dengan tingkat kortisol tinggi pada pagi hari, merasa lebih bersemangat menjalani hari. Lonjakan kortisol di pagi hari sepertinya merupakan pemanasan bagi tubuh agar siap menghadapi ketegangan-ketegangan yang akan terjadi sepanjang hari.

    Tubuh membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk memompa kortisol agar Anda dapat merasakan efeknya. Begitu bangun tidur, bacalah koran digital pada laptop, tablet komputer, atau ponsel pintar Anda di dekat jendela sebelum berolahraga. Sinar biru dari peralatan elektronik tersebut dapat membuat Anda lebih siap menjalani hari dan terhindar dari stres.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 5:05 am