Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Lihat Layar HP Saat Bangun Tidur di Pagi Hari Bisa Kurangi Stres

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Lihat Layar HP Saat Bangun Tidur di Pagi Hari Bisa Kurangi Stres

    Post  online on Mon Nov 12, 2012 1:29 am


    Paparan cahaya biru dari teknologi layar seperti komputer, laptop atau ponsel diketahui dapat mengganggu tidur di malam hari. Tetapi jika Anda terpapar cahaya biru di pagi hari, justru dapat bermanfaat baik dalam mengurangi tingkat stres sepanjang hari.

    Peneliti Rensselaer Polytechnic Institute di New York melakukan penelitian terhadap 18 remaja yang hanya tidur 4,5 jam saja selama 3 malam berturut-turut. Peserta dibagi menjadi dua kelompok yang akan diberikan dua perlakuan, kelompok pertama diminta melihat cahaya biru dan kelompok lainnya diminta melihat cahaya alami yang redup.

    Hasilnya, remaja yang terbangun dengan cahaya biru memiliki kadar hormon stres (kortisol) yang hampir dua kali lebih tinggi dibanding remaja yang terbangun dengan cahaya alami yang redup.

    Hormon kortisol mungkin dikenal sebagai hormon yang buruk, seperti menyebabkan stres, meningkatkan berat badan, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung. Tetapi meningkatnya hormon kortisol sampai ke puncak di pagi hari dapat menyetel ulang irama sirkadian tubuh.

    "Hal ini jugalah yang menjadi alasan mengapa seseorang harus menghindari cahaya biru di malam hari, karena produksi hormon melatonin yang mengatur tidur dapat terganggu oleh hormon kortisol dan menyebabkan seseorang tetap terjaga," kata Mariana Figueiro, PhD, pemimpin penelitian, seperti dilansir prevention.

    Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang dengan tingkat kortisol tinggi pada pagi hari, merasa lebih bersemangat menjalani hari. Lonjakan kortisol di pagi hari sepertinya merupakan pemanasan bagi tubuh agar siap menghadapi ketegangan-ketegangan yang akan terjadi sepanjang hari.

    Tubuh membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk memompa kortisol agar Anda dapat merasakan efeknya. Begitu bangun tidur, bacalah koran digital pada laptop, tablet komputer, atau ponsel pintar Anda di dekat jendela sebelum berolahraga. Sinar biru dari peralatan elektronik tersebut dapat membuat Anda lebih siap menjalani hari dan terhindar dari stres.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 4:50 pm