Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gejala Asma Bisa Memburuk Saat Datang Bulan

    Share

    caza

    6
    14.10.12

    Gejala Asma Bisa Memburuk Saat Datang Bulan

    Post  caza on Mon Nov 12, 2012 9:02 pm


    Saat datang bulan, gejala yang paling sering dialami oleh wanita adalah nyeri haid. Namun sebuah studi baru menemukan bahwa wanita penderita asma akan mengalami gejala yang memburuk saat siklus menstruasi tengah berlangsung.

    Tim peneliti dari Norwegia memperoleh fakta ini setelah mengamati 4.000 wanita yang dilaporkan memiliki siklus menstruasi yang stabil selama 28 hari atau kurang dan tak ada satupun partisipan yang mengonsumsi kontrasepsi hormonal.

    Dari situ diketahui bahwa ada 28,5 persen partisipan yang merokok dan 8 persen didiagnosis menderita asma.

    Beberapa gejala asma yang memburuk saat menstruasi adalah mengi yang memburuk antara hari ke-10 hingga 22 dalam siklus, dengan sedikit penurunan gejala mendekati masa ovulasi pada sebagian besar partisipan

    Gejala lainnya adalah sesak nafas yang memburuk antara hari ke-7 hingga 22 dalam siklus, dengan sedikit penurunan gejala di seputar masa ovulasi. Ditambah lagi batuk-batuk, termasuk pada partisipan yang kelebihan berat badan dan merokok.

    Pada dasarnya menstruasi wanita ditentukan oleh proses hormonal kompleks yang terjadi selama siklusnya berlangsung. Masalahnya pada saat itu hormon wanita akan naik turun, termasuk suhu tubuhnya akan naik selama masa ovulasi.

    Lalu peneliti menduga fluktuasi inilah yang memberikan efek langsung pada sistem pernafasan dan efek tak langsung pada respons peradangan terhadap adanya infeksi.

    "Kami menemukan bahwa gejala pernafasan wanita menjadi bervariasi secara signifikan selama siklus menstruasinya berlangsung, bahkan bisa memburuk dari waktu ke waktu," terang ketua tim peneliti, Dr. Ferenc Macsali dari Haukeland University Hospital di Bergen, Norwegia.

    "Hal ini berarti temuan kami dapat merujuk pada potensi terapi individual untuk mengatasi gangguan pernafasan berdasarkan pola kemunculan gejala pada masing-masing individu, khususnya siklus menstruasi. Penyesuaian ini diprediksi dapat meningkatkan efektivitas pengobatan dan membantu mengurangi kelumpuhan ketika gejalanya kambuh serta\' biaya pengobatan," tambahnya seperti dikutip dari BBC.

    Menanggapi studi ini, Dr. Samantha Walker dari Asthma UK mengatakan, "Temuan ini sangat menarik dan dapat membantu wanita mengelola kondisinya secara lebih baik. Dengan kata lain jika seorang wanita penderita asma dapat mengenali kapan gejala asmanya akan memburuk pada waktu-waktu tertentu maka mereka dapat melakukan upaya pencegahan seperti menyiapkan inhaler di sekitaran waktu itu."

    Studi ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 8:44 pm