Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Gejala Asma Bisa Memburuk Saat Datang Bulan

    Share
    avatar
    caza

    6
    14.10.12

    Gejala Asma Bisa Memburuk Saat Datang Bulan

    Post  caza on Mon Nov 12, 2012 9:02 pm


    Saat datang bulan, gejala yang paling sering dialami oleh wanita adalah nyeri haid. Namun sebuah studi baru menemukan bahwa wanita penderita asma akan mengalami gejala yang memburuk saat siklus menstruasi tengah berlangsung.

    Tim peneliti dari Norwegia memperoleh fakta ini setelah mengamati 4.000 wanita yang dilaporkan memiliki siklus menstruasi yang stabil selama 28 hari atau kurang dan tak ada satupun partisipan yang mengonsumsi kontrasepsi hormonal.

    Dari situ diketahui bahwa ada 28,5 persen partisipan yang merokok dan 8 persen didiagnosis menderita asma.

    Beberapa gejala asma yang memburuk saat menstruasi adalah mengi yang memburuk antara hari ke-10 hingga 22 dalam siklus, dengan sedikit penurunan gejala mendekati masa ovulasi pada sebagian besar partisipan

    Gejala lainnya adalah sesak nafas yang memburuk antara hari ke-7 hingga 22 dalam siklus, dengan sedikit penurunan gejala di seputar masa ovulasi. Ditambah lagi batuk-batuk, termasuk pada partisipan yang kelebihan berat badan dan merokok.

    Pada dasarnya menstruasi wanita ditentukan oleh proses hormonal kompleks yang terjadi selama siklusnya berlangsung. Masalahnya pada saat itu hormon wanita akan naik turun, termasuk suhu tubuhnya akan naik selama masa ovulasi.

    Lalu peneliti menduga fluktuasi inilah yang memberikan efek langsung pada sistem pernafasan dan efek tak langsung pada respons peradangan terhadap adanya infeksi.

    "Kami menemukan bahwa gejala pernafasan wanita menjadi bervariasi secara signifikan selama siklus menstruasinya berlangsung, bahkan bisa memburuk dari waktu ke waktu," terang ketua tim peneliti, Dr. Ferenc Macsali dari Haukeland University Hospital di Bergen, Norwegia.

    "Hal ini berarti temuan kami dapat merujuk pada potensi terapi individual untuk mengatasi gangguan pernafasan berdasarkan pola kemunculan gejala pada masing-masing individu, khususnya siklus menstruasi. Penyesuaian ini diprediksi dapat meningkatkan efektivitas pengobatan dan membantu mengurangi kelumpuhan ketika gejalanya kambuh serta\' biaya pengobatan," tambahnya seperti dikutip dari BBC.

    Menanggapi studi ini, Dr. Samantha Walker dari Asthma UK mengatakan, "Temuan ini sangat menarik dan dapat membantu wanita mengelola kondisinya secara lebih baik. Dengan kata lain jika seorang wanita penderita asma dapat mengenali kapan gejala asmanya akan memburuk pada waktu-waktu tertentu maka mereka dapat melakukan upaya pencegahan seperti menyiapkan inhaler di sekitaran waktu itu."

    Studi ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.



      Waktu sekarang Sat Jul 22, 2017 7:55 pm