Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kopi Bikin Orang Lebih Kebal Menghadapi Omelan dan Keluhan

    Share

    rizka

    80
    23.05.11

    Kopi Bikin Orang Lebih Kebal Menghadapi Omelan dan Keluhan

    Post  rizka on Tue Nov 13, 2012 8:11 am


    Tak salah kopi disebut penangkal stres, sebab kandungan kafeinnya bisa membuat orang lebih peka terhadap kata-kata positif dibanding yang negatif. Jadi kalau sedang pusing menghadapi orang ngomel dan banyak mengeluh, minum saja kopi.

    Penelitian terbaru di Ruhr University menunjukkan bahwa kopi bisa mengubah cara pandang seseorang terhadap kehidupan secara keseluruhan. Jika semula sering dihantui pikiran\' negatif, paparan kafein akan mengubahnya jadi pikiran\'-pikiran\' yang lebih positif.

    Berbagai penelitian sebelumnya juga mengungkap bahwa kafein membuat orang lebih peka terhadap kata-kata positif seperti 'bahagia' dibanding yang negatif seperti 'gila'. Bukan hanya pada kata-kata, kecenderungan yang sama juga berlaku saat merespons gambar maupun suara.

    Untuk memastikan berbagai spekulasi terkait manfaat kafein, Lars Kuchinke dari Ruhr University melakukan eksperimen pada 66 relawan. Sebagian diberi tablet berisi 200 mg kafein, sebagian lagi diberi obat kosong atau plasebo yang hanya berisi tepung gula.

    Relawan yang mengonsumsi tablet kafein memiliki akurasi 7 persen lebih baik dalam mengenali kata-kata positif saat diminta mengamati layar monitor yang memunculkan kata-kata secara acak. Pada kata-kata negatif, akurasinya sama sekali tidak terpengaruh.

    Hal itu membuktikan bahwa kafein seperti yang terkandung dalam kopi bisa mempengaruhi fungsi saraf secara positif. Diyakini, efek tersebut muncul karena kafein mempengaruhi pelepasan dopamin yakni senyawa di otak yang berhubungan dengan reward atau rasa senang dan kreativitas.

    "Penelitian terkini menunjukkan bahwa ini (pengaruh kafein terhadap fungsi saraf) hanya spesifik pada stimuli atau rangsang yang spesifik, misalnya hanya untuk kata-kata positif," kata Kuchinke yang mempublikasikan temuannya di jurnal PLoS ONE, seperti dikutip dari Livescience.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 2:52 pm