Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    42 Tahun Koma, Edwarda O'Bara Akhirnya Meninggal

    Share
    avatar
    online

    452
    27.08.09

    42 Tahun Koma, Edwarda O'Bara Akhirnya Meninggal

    Post  online on Sat Nov 24, 2012 8:24 pm


    Setelah terbaring koma selama 42 tahun, seorang wanita di Amerika Serikat akhirnya meninggal dunia. Wanita bernama Edwarda O'Bara itu meninggal pada usia 59 tahun.

    Wanita itu pergi menyusul ibunda tercintanya, Kaye O'Bara yang lebih dulu menutup mata sekitar lima tahun lalu. Selama bertahun-tahun sebelum kematiannya, Kaye terus merawat putrinya, Edwarda tanpa kenal lelah di rumah mereka di Miami Gardens, Florida.

    "Dengan kesedihan yang sangat besar, saya memberitahukan semua orang bahwa saudara saya Edwarda kini bersama Tuhan di surga," demikian statemen saudara perempuan Edwarda, Colleen O'Bara.

    "Dia telah menutup matanya dan bertemu ibu saya di Surga," demikian disampaikan seperti dilansir News.com.au.

    Edwarda meninggal pada Rabu, 21 November waktu setempat setelah puluhan tahun terbaring koma. Wanita penderita diabetes itu mengalami flu sebelum Natal 1969. Beberapa hari kemudian kondisinya memburuk dan orangtuanya, Kaye dan suaminya, Joe, membawanya ke rumah sakit.

    Beberapa saat sebelum Edwarda kehilangan kesadaran, remaja putri itu sempat bertanya kepada ibunya: "Janji ibu tidak akan meninggalkan saya, janji ya?" Kaye pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan anak perempuannya itu.

    Itulah kata-kata terakhir yang disampaikan pada Kaye sebelum putrinya koma berkepanjangan. Dan Kaye menepati janjinya. Dia terus mengasuh putrinya sampai akhirnya dia meninggal pada tahun 2008 lalu.

    Kisah mengharukan Kaye yang setia merawat putrinya itu, telah dituangkan dalam buku laris karya Dr. Wayne Dyer yang berjudul "A Promise Is A Promise: An Almost Unbelievable Story of a Mother's Unconditional Love and What It Can Teach Us".



      Waktu sekarang Mon Aug 21, 2017 8:48 pm