Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    42 Tahun Koma, Edwarda O'Bara Akhirnya Meninggal

    Share

    online

    452
    27.08.09

    42 Tahun Koma, Edwarda O'Bara Akhirnya Meninggal

    Post  online on Sat Nov 24, 2012 8:24 pm


    Setelah terbaring koma selama 42 tahun, seorang wanita di Amerika Serikat akhirnya meninggal dunia. Wanita bernama Edwarda O'Bara itu meninggal pada usia 59 tahun.

    Wanita itu pergi menyusul ibunda tercintanya, Kaye O'Bara yang lebih dulu menutup mata sekitar lima tahun lalu. Selama bertahun-tahun sebelum kematiannya, Kaye terus merawat putrinya, Edwarda tanpa kenal lelah di rumah mereka di Miami Gardens, Florida.

    "Dengan kesedihan yang sangat besar, saya memberitahukan semua orang bahwa saudara saya Edwarda kini bersama Tuhan di surga," demikian statemen saudara perempuan Edwarda, Colleen O'Bara.

    "Dia telah menutup matanya dan bertemu ibu saya di Surga," demikian disampaikan seperti dilansir News.com.au.

    Edwarda meninggal pada Rabu, 21 November waktu setempat setelah puluhan tahun terbaring koma. Wanita penderita diabetes itu mengalami flu sebelum Natal 1969. Beberapa hari kemudian kondisinya memburuk dan orangtuanya, Kaye dan suaminya, Joe, membawanya ke rumah sakit.

    Beberapa saat sebelum Edwarda kehilangan kesadaran, remaja putri itu sempat bertanya kepada ibunya: "Janji ibu tidak akan meninggalkan saya, janji ya?" Kaye pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan anak perempuannya itu.

    Itulah kata-kata terakhir yang disampaikan pada Kaye sebelum putrinya koma berkepanjangan. Dan Kaye menepati janjinya. Dia terus mengasuh putrinya sampai akhirnya dia meninggal pada tahun 2008 lalu.

    Kisah mengharukan Kaye yang setia merawat putrinya itu, telah dituangkan dalam buku laris karya Dr. Wayne Dyer yang berjudul "A Promise Is A Promise: An Almost Unbelievable Story of a Mother's Unconditional Love and What It Can Teach Us".



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 5:10 pm