Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Agar Bisa Merelakan & Berdamai dengan Mantan Kekasih

    Share

    bibang

    108
    20.08.11

    Agar Bisa Merelakan & Berdamai dengan Mantan Kekasih

    Post  bibang on Mon Nov 26, 2012 9:35 am


    Berdamai dengan mantan kekasih bukan berarti harus kembali padanya. Melainkan mencoba untuk menerima keadaan dan merelakan bahwa si dia kini bukan lagi kekasih Anda. Memang tidak mudah, apalagi jika putusnya jalinan asmara tidak begitu baik.

    Akan tetapi mencoba berdamai dengan keadaan dan mantan kekasih menjadi cara ampuh agar Anda bisa menjalani hidup normal tanpa merasa dendam. Hal itu juga sebagai cara untuk Anda lebih mudah move on. Ini dia tips bagaimana agar bisa berdamai dengan si dia yang telah menyakiti Anda.

    1. Putus untuk Kehidupan yang Lebih Baik
    Sadarlah, setiap berakhirnya hubungan asmara memberikan peluang baru untuk Anda mendapatkan pria yang lebih baik. Memang sulit menjalani hari tanpa orang yang sebelumnya selalu bersama-sama Anda, namun Anda harus berjuang dan tidak memanjakan perasaan. Jika memang hubungan yang dijalani sudah tidak sehat, penuh kebohongan, sering diselingkuhi, terlalu egois atau si dia bersikap kasar, yakinlah bahwa mengakhiri hubungan merupakan keputusan yang tepat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

    2. Tidak Perlu Mencari Tahu Tentangnya
    Cara terbaik untuk meredam segala perasaan adalah dengan tidak mencari tahu kehidupan si dia saat ini. Ketika dia terlihat baik-baik saja tanpa Anda, tentu Anda akan semakin merana dan kesal, begitu sebaliknya. Jika Anda tahu dia galau atau sedih, Anda malah akan merasa bersalah dan bukan tidak mungkin Anda mencoba lagi untuk menghubunginya. Untuk itu, menjauhinya sementara di dunia nyata ataupun dunia maya bisa menjadi solusi. Hal itu karena Anda perlu menetralkan emosi terlebih dahulu, hingga akhirinya siap untuk berdamai dan memaafkannya.

    3. Jalani Kehidupan Anda Sendiri
    Setelah putus, Anda memang butuh waktu untuk bersedih. Namun ingat jangan terus terbuai dengan perasaan sedih dan merana. Jangan terlalu lama berduka, Anda harus memiliki target kapan Anda harus memulai kehidupan Anda kembali, seminggu, dua minggu atau tiga minggu setelah putus. Setelah itu bangkitlah dan coba move on dengan menyibukkan diri dan melakukan kegiatan-kegiatan baru yang Anda sukai.

    4. Maafkan Diri Sendiri
    Sebelum berusaha memaafkan orang lain, maafkanlah diri sendiri. Membawa perasaan negatif membuat Anda terus memikirkan kejelekan mantan dan itu tidak akan mengubah keadaan, tapi justru membuat Anda semakin kecewa. Cobalah untuk menerima keadaan, jauhkan perasaan negatif dan mulai dengan memaafkan diri sendiri.

    5. Mencoba Jadi Teman
    Ketika Anda telah mampu melewati masa-masa terpuruk dan seluruh perasaan negatif telah 'terurai', Anda bisa mencob kembali berteman dengannya. Anda mungkin belum bisa terlalu dekat, namun setidaknya Anda sudah mulai bisa bertegur sapa atau sekedar basa-basi. Jangan sekali-kali terpancing dengan kisah yang lalu. Untuk itu, anggaplah dia sebagai orang baru yang Anda kenal dan tidak memiliki masa lalu dengannya.




      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 2:55 pm