Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Agar Bisa Merelakan & Berdamai dengan Mantan Kekasih

    Share

    bibang

    108
    20.08.11

    Agar Bisa Merelakan & Berdamai dengan Mantan Kekasih

    Post  bibang on Mon Nov 26, 2012 9:35 am


    Berdamai dengan mantan kekasih bukan berarti harus kembali padanya. Melainkan mencoba untuk menerima keadaan dan merelakan bahwa si dia kini bukan lagi kekasih Anda. Memang tidak mudah, apalagi jika putusnya jalinan asmara tidak begitu baik.

    Akan tetapi mencoba berdamai dengan keadaan dan mantan kekasih menjadi cara ampuh agar Anda bisa menjalani hidup normal tanpa merasa dendam. Hal itu juga sebagai cara untuk Anda lebih mudah move on. Ini dia tips bagaimana agar bisa berdamai dengan si dia yang telah menyakiti Anda.

    1. Putus untuk Kehidupan yang Lebih Baik
    Sadarlah, setiap berakhirnya hubungan asmara memberikan peluang baru untuk Anda mendapatkan pria yang lebih baik. Memang sulit menjalani hari tanpa orang yang sebelumnya selalu bersama-sama Anda, namun Anda harus berjuang dan tidak memanjakan perasaan. Jika memang hubungan yang dijalani sudah tidak sehat, penuh kebohongan, sering diselingkuhi, terlalu egois atau si dia bersikap kasar, yakinlah bahwa mengakhiri hubungan merupakan keputusan yang tepat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

    2. Tidak Perlu Mencari Tahu Tentangnya
    Cara terbaik untuk meredam segala perasaan adalah dengan tidak mencari tahu kehidupan si dia saat ini. Ketika dia terlihat baik-baik saja tanpa Anda, tentu Anda akan semakin merana dan kesal, begitu sebaliknya. Jika Anda tahu dia galau atau sedih, Anda malah akan merasa bersalah dan bukan tidak mungkin Anda mencoba lagi untuk menghubunginya. Untuk itu, menjauhinya sementara di dunia nyata ataupun dunia maya bisa menjadi solusi. Hal itu karena Anda perlu menetralkan emosi terlebih dahulu, hingga akhirinya siap untuk berdamai dan memaafkannya.

    3. Jalani Kehidupan Anda Sendiri
    Setelah putus, Anda memang butuh waktu untuk bersedih. Namun ingat jangan terus terbuai dengan perasaan sedih dan merana. Jangan terlalu lama berduka, Anda harus memiliki target kapan Anda harus memulai kehidupan Anda kembali, seminggu, dua minggu atau tiga minggu setelah putus. Setelah itu bangkitlah dan coba move on dengan menyibukkan diri dan melakukan kegiatan-kegiatan baru yang Anda sukai.

    4. Maafkan Diri Sendiri
    Sebelum berusaha memaafkan orang lain, maafkanlah diri sendiri. Membawa perasaan negatif membuat Anda terus memikirkan kejelekan mantan dan itu tidak akan mengubah keadaan, tapi justru membuat Anda semakin kecewa. Cobalah untuk menerima keadaan, jauhkan perasaan negatif dan mulai dengan memaafkan diri sendiri.

    5. Mencoba Jadi Teman
    Ketika Anda telah mampu melewati masa-masa terpuruk dan seluruh perasaan negatif telah 'terurai', Anda bisa mencob kembali berteman dengannya. Anda mungkin belum bisa terlalu dekat, namun setidaknya Anda sudah mulai bisa bertegur sapa atau sekedar basa-basi. Jangan sekali-kali terpancing dengan kisah yang lalu. Untuk itu, anggaplah dia sebagai orang baru yang Anda kenal dan tidak memiliki masa lalu dengannya.




      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 3:22 am