Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Untuk Para Istri, Ini Cara Kurangi Kebiasaan Mengomel

    Share

    lizarni

    44
    24.06.12

    Untuk Para Istri, Ini Cara Kurangi Kebiasaan Mengomel

    Post  lizarni on Tue Nov 27, 2012 1:53 pm


    Banyak pria mengeluhkan kebiasaan wanita yang suka melontarkan omelan. Sebenarnya, sebagian wanita sadar akan kebiasaan buruknya tersebut. Hanya saja mereka tak tahu cara mengatasinya.

    Menurut Tracy B. Richards, seorang konselor pasangan dan psikoterapis yang berbasis di Toronto, Amerika, mengomel merupakan cara seseorang untuk mengurangi kecemasan. "Ketika ada sesuatu yang terasa tidak benar (misalnya, rumah berantakan atau janji yang batal) dapat menjadi penyebab rasa cemas," jelasnya.

    Walau wanita tahu bahwa mengomel bukanlah cara efektif untuk menyelesaikan masalah, tetapi rasa cemas berlebihan seringkali mendorong mereka untuk mengatakan omelan. Seperti yang dikutip dari Canadian Living, berikut beberapa cara mengatasi kebiasaan mengomel.

    1. Menjauh dari Situasi
    Begitu Anda merasakan dorongan untuk mengomel, cobalah menjauh dari situasi tersebut. "Ketika Anda berada di tempat yang mengancam, Anda tidak akan rasional. Anda harus menyendiri dari situasi itu dan mengembalikan pikiran\' kepada pola pikir rasional," jelas Richards.

    Pikirkan alasan yang buat Anda merasa cemas dan cobalah 'membersihkan' pikiran\'. "Setelah Anda memahami apa yang sebenarnya membuat kesal, Anda akan memiliki kekuatan untuk mengambil langkah yang lebih produktif," tambah Richards.

    2. Tangani Masalah yang Mendasar
    Ketika orang mengomel, biasanya ada suatu masalah besar yang akhirnya memicu ia untuk lontarkan omelan. "Alasan mengapa mengomel itu tidak efektif adalah karena tidak bisa mengatasi masalah yang mendasarinya. Mengapa permintaannya diacuhkan saat pertama? Anda tidak mungkin mengomel ketika orang lain melakukan apa yang Anda minta pada permintaan pertama." jelas Richards lagi.

    Coba tanyakan pada diri apakah pasangan Anda suka tak mendengarkan Anda dan bersikap acuh? Apakah Anda merasa tidak dihormati sebagai istri? Jika ya, ini merupakan salah satu masalah besar yang bisa menjadi penyebab Anda mengomel ketika masalah kecil datang menghampiri.

    3. Terbuka dengan Pasangan
    Omelan tidak akan menghasilkan suatu hal yang memuaskan kecuali Anda benar-benar terbuka mengenai masalah yang dialami. "Ini semua bermuara pada komunikasi. Itulah apa yang menjadi dasar untuk membantu orang mengatasi kebiasaan mengomel," kata Ricards.

    "Salah satu pasangan berpikir, 'Saya selalu mencuci piring,' tapi tidak pernah membahas apa yang membuatnya keberatan. Mungkin, Anda tidak pernah membahasnya karena tidak punya kemampuan untuk melakukannya. Belajarlah untuk memiliki komunikasi yang produktif mengenai isu-isu sensitif, itu adalah kunci komunikasi sehat dalam hubungan apapun," tambahnya.

    4. Selesaikan Masalah Secara Bertahap
    "Pecahkan masalah menjadi langkah-langkah kecil. Ketimbang mengharapkan orang lain mengambil alih semua masalah, lebih baik buat ia bisa mengerjakan beberapa bagian sampai benar-benar baik," jelas Richards.

    Sebagai contoh, mungkin pasangan tidak harus menggantikan tugas mencuci piring Anda. Tetapi minta mereka mengeringkan piring dan menaruhnya pada lemari penyimpanan. "Hal ini akan membantu Anda dan merupakan progres yang positif," tutur Richards. Dengan begitu, Anda dan pasangan dapat menemukan kesepakatan di tengah.




      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 10:38 am