Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Semakin Tua Usia Wanita, Kepuasan Seksualnya Makin Meningkat

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Semakin Tua Usia Wanita, Kepuasan Seksualnya Makin Meningkat

    Post  zuko on Mon Dec 17, 2012 4:12 am


    Semakin bertambah usia seorang wanita bisa dipastikan hasrat seksualnya akan semakin menurun. Namun baru-baru ini sebuah studi baru mengungkapkan temuan yang mengejutkan yaitu meskipun hasratnya menurun, wanita paruh baya justru mengalami peningkatan kepuasan seksual ketika bercinta dengan pasangannya.

    Hal ini diungkap oleh tim peneliti dari University of California, San Diego School of Medicine dan Veteran Affairs San Diego Healthcare System setelah mengevaluasi aktivitas dan kepuasan seksual yang dilaporkan oleh 806 wanita yang ambil bagian dalam Rancho Bernardo Study.

    Usia rata-rata partisipan dalam studi ini tercatat 67 tahun dan 63 persen partisipan dilaporkan tengah memasuki masa pasca-menopause. Tapi separuh partisipan memiliki pasangan yang masih aktif melakukan aktivitas seksual dalam kurun 4 minggu belakangan.

    Studi ini mengukur prevalensi aktivitas seksual partisipan yang dilakukan belakangan; karakteristik yang dikaitkan dengan aktivitas seksual, termasuk demografi, kesehatan dan penggunaan hormon; frekuensi rangsangan, lubrikasi, orgasme dan nyeri selama berhubungan seksual; serta\' hasrat dan kepuasan seksual pada wanita yang lebih tua.

    "Nyatanya hanya 1 dari 5 wanita yang aktif bercinta dan dilaporkan memiliki hasrat seksual yang tinggi," ungkap ketua tim peneliti Elizabeth Barrett-Connor, MD, profesor sekaligus kepala Division of Epidemiology, Department of Family and Preventive Medicine, University of California, San Diego School of Medicine.

    "Sebaliknya, diperkirakan separuh wanita berusia 80 tahun ke atas dilaporkan lebih banyak terangsang, mengalami lubrikasi dan orgasme sepanjang waktu tapi jarang memiliki hasrat seksual. Hal ini bertentangan dengan model seks tradisional di mana hasrat mendahului seks sekaligus menunjukkan bahwa wanita bersedia terlibat dalam aktivitas seksual karena dilatarbelakangi berbagai alasan, termasuk penegasan terhadap hubungan atau kewajiban untuk memberikan nafkah lahir batin pada pasangan," tambahnya.

    Meskipun usia yang tua telah dikatakan sebagai indikator signifikan rendahnya kepuasan seksual, presentase wanita yang mengaku puas dengan kehidupan seksualnya justru meningkat seiring dengan pertambahan usianya. Bahkan diperkirakan separuh wanita berusia 80 tahun ke atas dilaporkan hampir selalu atau selalu mengalami kepuasan seksual.

    Selain itu, disamping partisipan termuda, partisipan tertua juga diketahui mengalami kepuasan orgasme tertinggi diantara partisipan lainnya.

    "Dari studi ini diketahui bahwa aktivitas seksual itu tak melulu diperlukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Mereka yang mengalaminya justru memperoleh kepuasan lewat sentuhan, belaian atau bentuk keintiman lainnya yang terus dipertahankan dalam hubungan yang telah berjalan lama," tukas peneliti lain, Susan Trompeter seperti dilansir dari timesofindia.

    Menurut Trompeter, kedekatan emosi dan fisik dengan pasangan justru dianggap lebih penting daripada orgasme. Jadi pendekatan positif terhadap kesehatan seksual wanita yang lebih terfokus pada kepuasan seksual tampaknya lebih bermanfaat ketimbang hanya memperhatikan aktivitas seksual atau disfungsinya saja.

    Studi ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Medicine.




      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:20 pm