Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Jangan Cuma Diraba, Sesekali Payudara Boleh Kok Diremas Demi Kesehatan

    Share
    avatar
    online

    452
    27.08.09

    Jangan Cuma Diraba, Sesekali Payudara Boleh Kok Diremas Demi Kesehatan

    Post  online on Tue Dec 18, 2012 12:20 pm


    Meraba payudara merupakan metode ampuh untuk mendeteksi kanker sejak dini. Dengan tambahan sedikit tekanan, meremas payudara bahkan bisa menghambat pertumbuhan kanker payudara. Jadi jangan hanya diraba, sesekali boleh kok diremas.

    Remasan lembut di jaringan payudara terbukti bisa mencegah sel-sel keganasan pada payudara untuk tumbuh menjadi sel kanker. Eksperimen di laboratorium menunjukkan, pertumbuhan sel-sel tersebut kembali ke pola yang normal setelah diremas-remas.

    Hal ini menguatkan keyakinan selama ini bahwa memang butuh tenaga untuk bisa mempengaruhi pertumbuhan manusia. Misalnya saja angkat beban bisa membuat otot membesar, sementara tenaga dalam bentuk gaya gravitasi kadang bisa mempengaruhi kekuatan otot.

    "Sudah berabad-abad orang mengetahui bahwa kekuatan fisik bisa mempengaruhi tubuh, kata Gautham Venugopalan, salah seorang ilmuwan yang memimpin tim riset di University of California di Berkeley, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Dalam kaitannya dengan sel kanker, tenaga yang dikeluarkan saat meremas bisa membuat sel-sel keganasan kembali jadi sel sehat. Tanpa adanya tenaga dari luar, pertumbuhan sel-sel keganasan lama kelamaan akan berkembang menjadi sel kanker yang mematikan.

    Para ilmuwan mengibaratkan sel-sel keganasan ini sebenarnya tidak benar-benar melupakan cara untuk tumbuh sebagai sel sehat. Dengan dibimbing melalui tenaga saat meremas, maka sel-sel tersebut seperti diingatkan untuk kembali ke jalan yang benar.

    Meski demikian, Prof Daniel Fletcher dari Berkeley laboratory mengatakan bahwa meremas payudara tidak serta\' merta bisa dikatakan sebagai terapi kanker payudara. Temuan ini hanya diartikan sebagai harapan baru untuk mempelajari pertumbuhan sel kanker dan pada saatnya nanti diharapkan bisa untuk menyembuhkan.



      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 4:25 am