Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Cara Efektif Agar Suami Kembali Langsing adalah dengan Mengomelinya

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Cara Efektif Agar Suami Kembali Langsing adalah dengan Mengomelinya

    Post  kuning on Mon Dec 24, 2012 11:13 am


    Setiap wanita tentu tak ingin memiliki suami yang berat badannya di atas rata-rata. Kalaupun ada, berbagai cara pun dilakukan wanita untuk mendorong sang suami agar kembali langsing, termasuk memperhatikan pola makan atau mengajaknya diet dan rutin berolahraga. Tapi ternyata cara itu dianggap kurang efektif.

    Justru menurut sebuah studi baru dari AS, cara paling efektif agar berat badan suami Anda tak berlebihan adalah mengomelinya. Dengan kata lain studi ini mengemukakan bahwa para pria terbukti lebih bersemangat menurunkan berat badan jika belahan jiwanya mengkritik, menentang dan menolak mereka, kendati mereka melakukan diet atau olahraga dengan setengah hati.

    Namun studi yang dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology ini juga menemukan bahwa metode ini tak mempan bagi wanita. Pasalnya, wanita yang sering dikritik oleh suaminya gara-gara berat badannya bertambah atau di atas rata-rata justru jadi malas untuk melakukan diet atau olahraga.

    Lagipula wanita yang kelebihan berat badan sudah cukup sering menghadapi tekanan dari masyarakat karena dituntut harus langsing sehingga sedikit perkataan sengit dari suaminya takkan ada bedanya bagi mereka.

    Kesimpulan ini diperoleh tim peneliti dari University of California, Los Angeles, Southern Methodist University, Dallas dan Florida State University setelah mempelajari kondisi 165 pasangan yang sebagian besar berusia 20-an dan baru menikah selama beberapa tahun namun mengalami penambahan berat badan pasca menikah.

    Sebenarnya hal ini terbilang wajar karena neberapa studi sebelumnya menemukan bahwa baik pria maupun wanita akan cenderung mengalami penambahan berat badan di tahun-tahun pertama pernikahannya akibat perubahan gaya hidup yang lebih baik setelah menikah.

    Jadi seperti dikutip dari medindia, peneliti menyimpulkan bahwa para suami yang kelebihan berat badan akan cenderung memulai diet dan olahraga jika mereka menghadapi tekanan psikologis berupa 'perilaku oposisi' atau kritik secara terus-menerus dari istri-istrinya.






      Waktu sekarang Wed Jul 26, 2017 5:29 am