Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cara Efektif Agar Suami Kembali Langsing adalah dengan Mengomelinya

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Cara Efektif Agar Suami Kembali Langsing adalah dengan Mengomelinya

    Post  kuning on Mon Dec 24, 2012 11:13 am


    Setiap wanita tentu tak ingin memiliki suami yang berat badannya di atas rata-rata. Kalaupun ada, berbagai cara pun dilakukan wanita untuk mendorong sang suami agar kembali langsing, termasuk memperhatikan pola makan atau mengajaknya diet dan rutin berolahraga. Tapi ternyata cara itu dianggap kurang efektif.

    Justru menurut sebuah studi baru dari AS, cara paling efektif agar berat badan suami Anda tak berlebihan adalah mengomelinya. Dengan kata lain studi ini mengemukakan bahwa para pria terbukti lebih bersemangat menurunkan berat badan jika belahan jiwanya mengkritik, menentang dan menolak mereka, kendati mereka melakukan diet atau olahraga dengan setengah hati.

    Namun studi yang dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology ini juga menemukan bahwa metode ini tak mempan bagi wanita. Pasalnya, wanita yang sering dikritik oleh suaminya gara-gara berat badannya bertambah atau di atas rata-rata justru jadi malas untuk melakukan diet atau olahraga.

    Lagipula wanita yang kelebihan berat badan sudah cukup sering menghadapi tekanan dari masyarakat karena dituntut harus langsing sehingga sedikit perkataan sengit dari suaminya takkan ada bedanya bagi mereka.

    Kesimpulan ini diperoleh tim peneliti dari University of California, Los Angeles, Southern Methodist University, Dallas dan Florida State University setelah mempelajari kondisi 165 pasangan yang sebagian besar berusia 20-an dan baru menikah selama beberapa tahun namun mengalami penambahan berat badan pasca menikah.

    Sebenarnya hal ini terbilang wajar karena neberapa studi sebelumnya menemukan bahwa baik pria maupun wanita akan cenderung mengalami penambahan berat badan di tahun-tahun pertama pernikahannya akibat perubahan gaya hidup yang lebih baik setelah menikah.

    Jadi seperti dikutip dari medindia, peneliti menyimpulkan bahwa para suami yang kelebihan berat badan akan cenderung memulai diet dan olahraga jika mereka menghadapi tekanan psikologis berupa 'perilaku oposisi' atau kritik secara terus-menerus dari istri-istrinya.






      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 9:24 pm