Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Keuntungan & Kerugian Menunjukkan Kemarahan pada Mantan Kekasih

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Keuntungan & Kerugian Menunjukkan Kemarahan pada Mantan Kekasih

    Post  online on Tue Jan 01, 2013 1:35 am


    Marah ketika ditinggalkan kekasih adalah reaksi yang sangat wajar dialami setiap orang. Rasa marah tidak selamanya berdampak negatif, tapi justru membuat Anda jadi orang yang lebih positif. Namun ada pula kerugiannya jika rasa marah itu dibiarkan berlarut-larut. Seperti dikutip dari Your Tango, ini keuntungan dan kerugian meluapkan rasa marah kepada mantan.

    Keuntungan:

    1. Mendapat Perhatian
    Ketika baru putus cinta, yang paling dibutuhkan seseorang adalah curahan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang terdekat. Anda tidak akan mendapatkan itu bila memendam perasaan dan berpura-pura semuanya baik-baik saja. Tidak ada salahnya mengekspresikan kemarahan pada mantan di depan sahabat, teman atau keluarga terdekat dan tak perlu malu menangis. Sebagai orang yang peduli dengan Anda, mereka pasti akan berusaha menenangkan, memberi solusi bahkan meluangkan satu hari khusus untuk menemani dan menghibur Anda. Perasaan akan lebih baik ketimbang bersedih dalam kesendirian.

    2. Untuk 'Menghukum' Mantan
    Tidak perlu menunjukkan pada mantan Anda akan tegar, seolah berkata 'aku baik-baik saja tanpa harus bersama kamu'. Meluapkan rasa marah kepada mantan secara langsung lewat pesan teks atau telepon di awal-awal putus boleh saja. Itu akan membuat dia merasa bersalah, tidak enak hati dan menyesal sudah mengakhiri hubungan. Anggap itu sebagai 'hukuman' karena telah membuat Anda sedih dan sakit hati. Apalagi bila penyebab kalian berdua putus karena ada orang ketiga di pihak mantan. Tapi ingat, jangan marah berlarut-larut dan menyimpan dendam karena Anda sendiri yang akan rugi.

    3. Kemarahan Memotivasi Anda Jadi Lebih Baik
    Rasa marah bisa memotivasi Anda jadi orang yang lebih baik. Kenapa? Karena akan memberi energi dan semangat untuk membalas perbuatan mantan yang telah menyakiti Anda. Dengan cara yang positif. Buat dia menyesal karena telah menyia-nyiakan seseorang yang berharga dan pantas untuk dipertahankan.

    Caranya? Rawatlah diri untuk membuat kecantikan fisik lebih menonjol. Bekerja lebih keras dan fokus untuk mendapatkan gaji dan jabatan yang lebih tinggi, atau menambah wawasan dengan memperluas pergaulan yang akan membuat Anda jadi orang yang lebih sukses. Ketika mantan melihat sisi lain tersebut, sangat mungkin dia akan merasakan sedikit penyesalan karena telah meninggalkan wanita hebat seperti Anda.

    Kerugian:

    1. Menyakiti Diri Sendiri
    Marah sesaat tidak akan merugikan. Tapi bila rasa marah itu Anda simpan berbulan bahkan bertahun-tahun, tak terkontrol bahkan sampai mendendam, Anda akan menyakiti diri sendiri baik secara fisik maupun mental. Tidak hanya Anda, tapi juga orang-orang terdekat. Kemarahan yang tidak dikontrol biasanya ditandai dengan bicara sambil berteriak-teriak, menendang, melempar barang-barang atau mengintimidasi orang lain.

    2. Jadi Menyebalkan
    Marah berlarut-larut akan menjadikan Anda orang yang menyebalkan. Membuat orang-orang di sekitar jadi tidak nyaman karena melihat Anda selalu bersungut-sungut. Sikap ini bisa membuat Anda dijauhi teman dan kesepian.

    3. Membuat Stres
    Rasa marah dan sikap memusuhi akan membuat tubuh dan pikiran\' Anda stres. Ketika orang stres, daya tahan tubuh menurun dan Anda akan mudah terserang penyakit.






      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:13 pm