Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    5 Kebiasaan Pria yang Paling Sulit Diubah

    Share

    online

    452
    27.08.09

    5 Kebiasaan Pria yang Paling Sulit Diubah

    Post  online on Tue Jan 01, 2013 1:44 am


    Saat dua individu menjalin cinta, diperlukan yang namanya beradaptasi. Suka atau tidak, Anda dan pasangan adalah dua orang yang berbeda baik dari sifat, kebiasaan, kesukaan maupun pandangan hidup. Menyatukan dua hal berbeda menjadi sama tentunya sangat sulit dan hampir mustahil dilakukan.

    Meskipun ada beberapa hal yang bisa Anda ubah\' dari pasangan; misalnya sikap, cara berbusana dan kebiasaan bersih-bersih. Tapi ada pula kebiasaan si dia yang tidak bisa diubah, sekeras apapun Anda berusaha. Memaksakan keinginan yang tak mungkin terwujud hanya akan menimbulkan banyak konflik dan menghancurkan hubungan asmara. Untuk itu, Anda perlu tahu, apa saja kebiasaan pria yang sulit diubah?

    1. Rutinitas Kumpul dengan Teman-teman
    Tidak peduli berapa umur mereka, pria senang menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Anda harus bisa menerima hal ini layaknya Anda ingin dberikan keleluasaan pergi shopping atau arisan bersama teman-teman wanita Anda. Banyak wanita khawatir momen ini merupakan kesempatan untuk berselingkuh. Ya, hal ini memang besar kemungkinan terjadi dalam banyak kasus. Namun Anda jangan berpikir negatif dulu, pertemanan penting bagi semua orang. Dan bagi si dia, hal ini bisa membantu melepaskan stress.

    2. Kebiasaan Si Dia Menggunakan Uang
    Uang terkenal sebagai salah satu alasan banyak pasangan mengakhiri hubungan. Jika Anda melihatnya sebagai orang yang tidak bisa menabung, hal ini bisa berubah seiring berjalannya waktu. Namun tiap orang memiliki jalan masing-masing dalam hal belanja, mencari uang, hingga menabungnya. Konflik seperti ini sebaiknya dihindari dan biarkan ia mengurus keuangannya sendiri. Selama masih dalam batas wajar, Anda cukup mengurusi finansial diri.

    3. Kesukaan
    Bagi pria, hobinya adalah bagian dari ekspresi diri. Jika hobinya begitu mengganggu, berarti Anda harus mempertimbangkan untuk berpisah. Yang bisa dinegosiasikan adalah, berapa lama waktu yang dihabiskan untuk hobinya dibandingkan dengan Anda. Jika akhir minggu adalah waktu baginya melakukan hobi namun Anda tidak diikutsertakan, carilah hobi Anda sendiri atau habiskan waktu bersama teman-teman.

    4. Kebiasaan Meniru Gaya Berbicara Pasangan
    Dalam kehidupan pria, ada kebiasaan meniru suara (mimik) yang mengganggu. Saat beradu pendapat, bisa jadi ia menirukan gaya Anda bicara dan hal ini membuat Anda makin emosi. Anda bisa saja memintanya untuk tidak mengulang hal tersebut, namun sulit untuk tak terulang lagi. Terimalah hal tersebut dan jika Anda mau, cobalah membalasnya. Jika ia tidak bisa menerimanya, Anda berarti memiliki pasangan dengan ego tinggi. Pilihannya, membiarkannya atau hentikan obrolan saat itu juga.

    5. Gaya Hidup
    Gaya hidup seseorang, entah itu pria maupun wanita akan sulit berubah meskipun telah menikah. Jika ia makin hobi makan dan menggemuk tanpa olahraga sejak saat pacaran, sulit untuk mengharapkannya menjadi seseorang yang menjaga pola makan dan gaya hidup sehat pasca menikah nanti. Jadi, terimalah dia apa adanya. Yang bisa Anda lakukan adalah menyajikannya makanan yang sehat atau membawanya ke resto yang jauh dari makanan menggemukkan favoritnya. Ultimatum dokter ketika ia mencapai kondisi kronis mungkin hanya jalan satu-satunya untuk mengubah kebiasaan hidupnya yang jelek.




      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 11:15 pm