Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Buruk Bagi Kesehatan, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Share

    bibang

    108
    20.08.11

    Buruk Bagi Kesehatan, Hindari 4 Kebiasaan Ini

    Post  bibang on Fri Jan 18, 2013 10:20 am


    Tak jarang kita menyepelekan kebiasaan yang justru bisa berpengaruh terhadap kesehatan. Bahkan kebiasaan tersebut terus-menerus dilakukan tanpa Anda sadari risikonya.

    Kebiasaan seperti tidur dengan kondisi wajah masih mengenakan tata rias atau makeup misalnya. Bagi wanita, hal ini terjadi karena mereka malas atau sudah terlalu lelah setelah beraktivitas seharian.

    Seperti dilansir laman Shine, berikut enam kebiasan buruk dan cara mengatasinya.

    1. Tidur dengan mengenakan tata rias di wajah

    Jika Anda beruntung, tidur dengan wajah penuh riasan hanya akan meninggalkan satu atau dua jerawat. Tapi jika ini terjadi terus-menerus, pori-pori Anda akan tersumbat dan menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi bakteri. Penyebabnya, tentu saja tak lain karena alas bedak yang masih menempel pada wajah.

    Menurut pemilik Dermatology Partners, Inc., Elissa Lunder, dalam beberapa kasus ditemukan pula orang-orang yang mengalami milia. Meski tidak menyebabkan bulu mata rontok, tidur dengan menggunakan maskara juga bisa berakibat pada pembengkakan mata.

    Solusi: Jika Anda terbangun di tengah malam, cuci muka dengan pembersih wajah dan kain lap. Hindari penggunakan scrub wajah karena akan lebih mengiritasi kulit.

    2. Pergi bekerja menggunakan sepatu flat dan menggantinya dengan sepatu tumit tinggi saat di kantor

    Kebiasaan ini kerap dijumpai pada wanita karier dengan alasan kenyamanan. Namun, siapa sangka ternyata hal tersebut justru buruk bagi kesehatan.

    "Adalah kesalahpahaman umum bahwa sepatu flat baik untuk kaki Anda," ujar Podiatrist dari Illinois Bone and Joint Institute, Chicago, Megan Leahy.

    Leahy menambahkan, sepatu ballerina yang juga biasa dikenakan para kaum Hawa justru lebih buruk bagi kesehatan karena tak memiliki stabilitas atau bantalan. Sementara itu, penyakit umum yang terjadi pada wanita dengan sepatu flat adalah plantar fasciitis atau peradangan pada jaringan tebal di bagian bawah kaki.

    Adapun pemakaian sepatu tumit tinggi juga tak lepas dari risiko kesehatan. Mulai dari pergelangan kaki yang keseleo hingga patah kaki. Mengenakan sepatu tumit tinggi terlalu lama juga bisa menyebabkan nyeri berkepanjangan.

    Solusi: Dr. Leahy merekomendasikan sepatu atletik saat Anda pergi dan pulang dari tempat kerja. Ini mungkin tidak terlihat modis, namun baik untuk kesehatan. Kemudian, luangkan waktu melakukan peregangan betis setelah mengenakan sepatu tumit tinggi sepanjang hari. Ini akan meringankan sesak di kaki Anda.

    3. Tertidur dengan mengenakan kontak lensa

    Masalah bagi mereka yang tertidur dengan mengenakan kontak lensa lebih serius dari sekadar mata kering. "Saya sudah merawat ratusan infeksi selama bertahun-tahun dan 95 persen dari mereka adalah orang-orang yang tertidur dengan mengenakan lensa kontak," ujar dokter mata, Robert Cykiert.

    Solusi: Pastikan peepers Anda selalu dalam kondisi higienis. Cuci tangan sebelum meletakkan lensa kontak dan gunakan larutan disinfektan baru setiap kali Anda mengeluarkannya.

    Jika Anda terlanjur tertidur dengan lensa kontak lalu bangun dan mengalami iritasi pada mata, maka gunakan kacamata pada hari berikutnya. Ini dilakukan agar mata mendapat waktu untuk pemulihan. Jika gejala iritasi masih terlihat lebih dari 24 jam, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter mata.

    4. Menyantap makanan cepat saji terlalu sering

    Makanan cepat saji memang sangat menggoda, terutama bagi mereka yang super sibuk. Tapi, seperti sudah diketahui makanan cepat saji mengandung kalori tinggi, lemak jenuh, sodium, dan bahkan rendah nutrisi.

    Mengkonsumsi makanan cepat saji terlalu sering tentunya akan menyebabkan peningkatan berat badan dan mempengaruhi kesehatan Anda.

    "Penelitian menunjukkan Anda benar-benar dapat menjadi kencanduan garam, gula dan lemak dan mengembangkan keinginan untuk menyantapnya," kata Direktur Departemen Nutrisi Brigham Women's Hospital, Kathy McManus.

    Solusi: Tulis seberapa sering Anda pergi ke restoran cepat saji. Lalu, mulai kurangi tingkat kunjungan Anda ke restoran cepat saji sebanyak 1-2 kali per pekan. Setelah itu, bawalah apel sebagai pengganti kudapan saat Anda mengalami lapar di sore hari.


    Maya Sofia



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 5:32 pm