Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Minyak Bekatul Sama Sehatnya dengan Minyak Zaitun

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Minyak Bekatul Sama Sehatnya dengan Minyak Zaitun

    Post  online on Wed Feb 06, 2013 5:47 am


    Minyak zaitun dikenal juga sebagai minyak nabati yang kaya nutrisi. Namun tak kalah sehatnya dengan minyak bekatul atau rice bran oil. Sebuah studi baru menemukan manfaat minyak bekatul untuk meningkatkan sistem metabolik tubuh.

    Minyak bekatul terbuat dari bekatul atau dedak beras atau rice bran yang biasanya dijadikan pangan ternak. Minyak nabati ini terbilang unik manfaat nutrisinya, karena diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol juga mempertahankan resistensi insulin.

    Seperti dilansir TimesofIndia, dalam sebuah sebuah seminar gizi yang berlangsung di India beberapa hari lalu disebutkan bahwa minyak bekatul dikenal juga dengan minyak zaitun versi India. Dr. Meena Mehta selaku Wakil Presiden dari Indian Dietetic Association yang turut hadirpun mengatakan bahwa Rice Bran Oil atau minyak bekatul dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat.

    Minyak bekatul merupakan jenis minyak baru yang sudah mendapat popularitas di negara-negara Asia seperti Jepang, Korea, Cina dan India. Kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan bersifat sebagai penurun kolesterol.

    Selain itu juga mengandung vitamin E yang berperan sebagai antioksidan. Sedangkan kandungan squalene yang merupakan senyawa organik di dalam minyak bekatul, dapat menjaga kulit tetap mulus. Karena itulah aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi, penderita gangguan jantung juga diabetes.

    Meskipun menyehatkan, Dr. Mehta menyarankan untuk tidak menggunakan kembali minyak bekatul yang sudah dipanaskan. Karena suhu minyak yang tinggi dapat menyebabkan minyak ini menjadi beracun. Namun efek akibat racun ini masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.




      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 8:42 pm