Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cerita Wanita yang Merasa Tersiksa karena Bisa Orgasme 50 Kali Sehari

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Cerita Wanita yang Merasa Tersiksa karena Bisa Orgasme 50 Kali Sehari

    Post  derinda on Sun Feb 17, 2013 3:27 am


    Orgasme jadi barang langka untuk sebagian besar wanita saat bercinta. Namun tidak demikian dengan wanita bernama Amanda Gryce ini. Tanpa bercinta pun, dia bisa orgasme 50 kali dalam sehari.

    Amanda yang berusia 22 tahun merasa hidupnya benar-benar terganggu karena orgasme yang terus-menerus dirasakannya. Orgasme tersebut bisa terjadi karena hal-hal sepele seperti suara musik yang keras, getaran mobil atau bahkan getaran ponsel.

    "Ini tidak menyenangkan, bisa dibilang sudah menjadi siksaan. Kondisi ini mengontrol hidupmu sepenuhnya dan seperti hidup dalam mimpi buruk," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.

    Amanda semakin tersiksa karena orgasme tersebut bisa dirasakannya kapan saja dan di mana saja. Baik itu saat dia bersama teman-temannya atau ketika dia bekerja sebagai sales associate di sebuah toko bayi.

    "Aku bisa orgasme 50 kali dalam sehari dan lima atau 10 kali setiam sejam. Itu terjadi ketika aku bersama temanku atau saat di area publik dan itu sangat memalukan," keluhnya.

    Kondisi yang dialami Amanda ini memang langka. Amanda menderita Persistent Sexual Arousal Syndrome atau PSAS. Kondisi tersebut mulai terdeteksi ketika dia berusia delapan tahun.

    Ketika mengalami orgasme ini, Amanda seringkali harus berpura-pura. Dia tetap berusaha tersenyum dan berpura-pura tidak ada yang terjadi agar orang tidak tahu.

    "Orgasme seharusnya adalah hal yang menyenangkan tapi aku mengalaminya setiap hari dalam waktu lama sehingga sekarang aku terus-menerus hidup dalam ketakutan dan memalukan," tuturnya lagi.

    Kondisi PSAS yang dialami Amanda ini bisa menimbulkan efek mengerikan pada penderitanya. Seorang wanita asal Florida, juga tempat tinggal Amanda, pernah bunuh diri karena harus mengalami PSAS selama 16 tahun.

    Keinginan bunuh diri juga pernah dirasakan Amanda. "Pada titik terendahku, aku berpikir untuk bunuh diri tapi aku kemudian meyakinkan diriku lagi kalau aku tidak akan melakukan hal seperti itu," ujarnya.

    Amanda mulai merasakan orgasme tanpa henti ini ketika usianya delapan tahun. Saat itu dia tidak tahu apa yang dialaminya dan menganggap dirinya terobsesi pada seks.

    "Aku harus masturbasi untuk mengatasi kondisiku dan aku merasa bersalah setiap melakukannya," curhatnya.

    Baru pada 2008 dia mendengar kondisi PSAS dalam sebuah siaran radio. Saat itu dia berkonsultasi pada empat dokter berbeda namun tidak ada yang pernah mendengar mengenai PSAS. Dia pun kemudian berusaha tetap melanjutkan hidupnya meski merasa sangat tersiksa.




      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 1:30 am