Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Putus atau Lanjut Saat Dikasari Kekasih? Cermati 3 Hal Ini!

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Putus atau Lanjut Saat Dikasari Kekasih? Cermati 3 Hal Ini!

    Post  derinda on Mon Feb 25, 2013 4:53 pm


    Tidak ada wanita yang mau diperlakukan kasar oleh kekasihnya. Terlebih lagi jika sampai pada pemukulan dan kekerasan verbal yang mencoreng harga diri. Ketika mendapat kekerasan dari sang pacar, apa yang sebaiknya dilakukan? Tetap melanjutkan hubungan atau langsung berpisah?

    Hal itu tergantung dari banyak aspek dan sejauh mana tindak kekerasan menimbulkan efek negatif. Psikolog Roslina Verauli menerangkan, hubungan seharusnya bersifat konstruktif yaitu membuat individu lebih berkembang. Tapi ketika justru mengarah ke hal-hal destruktif, misalnya salah satu pihak secara emosional tertekan, trauma, mendapat luka-luka secara fisik, kepribadian jadi rendah diri dan penghayatan diri jadi negatif, sebaiknya akhiri hubungan.

    Menurut psikolog yang sehari-harinya bekerja di Rumah Sakit Pondok Indah ini, ada tiga hal yang perlu dilihat sebelum mengambil keputusan untuk berpisah atau lanjut setelah mengalami kekerasan. Apabila baru pertama kali kekasih berlaku kasar, maka masih bisa dipertimbangkan untuk dimaafkan. Namun lihat juga dampak psikologis dari perlakuan kasar tersebut.

    "Meski baru pertama kali tapi kalau dampaknya sangat signifikan, sampai trauma hebat, lebih baik consider untuk tinggalin," ujar wanita yang akrab disapa Vera ini kepada wolipop.

    Kedua, perhatikan apakah kekerasan yang dilakukan hanya satu kali atau terjadi pengulangan. Tindak kekerasan seharusnya jangan sampai terjadi dan bila dialami sampai lebih dari satu kali maka itu patut diwaspadai. Karena kekerasan tidak boleh sampai menjadi kebiasaan. "Nggak boleh ada yang kedua untuk kekerasan," tegasnya.

    Ketiga adalah melihat pemicu yang membuat seseorang melakukan kekerasan. Apabila tindakan kasar sampai melukai fisik maupun mental disebabkan karena penggunaan narkoba, alkohol atau gangguan kepribadian, maka tidak perlu pikir panjang, "I'm sorry goodbye," tukas penulis buku 'Love Cold' ini.

    "Ada orang yang memiliki gangguan kepribadian kalau sedang emosional dia sangat tantrum. Dari luar dia normal tapi akan mudah tersakiti kalau merasa diabaikan. Dia merasa tidak dicintai. Kalau kondisinya begitu mendingan udah, tinggalin," jelas psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.




      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 3:45 pm