Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Putus atau Lanjut Saat Dikasari Kekasih? Cermati 3 Hal Ini!

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Putus atau Lanjut Saat Dikasari Kekasih? Cermati 3 Hal Ini!

    Post  derinda on Mon Feb 25, 2013 4:53 pm


    Tidak ada wanita yang mau diperlakukan kasar oleh kekasihnya. Terlebih lagi jika sampai pada pemukulan dan kekerasan verbal yang mencoreng harga diri. Ketika mendapat kekerasan dari sang pacar, apa yang sebaiknya dilakukan? Tetap melanjutkan hubungan atau langsung berpisah?

    Hal itu tergantung dari banyak aspek dan sejauh mana tindak kekerasan menimbulkan efek negatif. Psikolog Roslina Verauli menerangkan, hubungan seharusnya bersifat konstruktif yaitu membuat individu lebih berkembang. Tapi ketika justru mengarah ke hal-hal destruktif, misalnya salah satu pihak secara emosional tertekan, trauma, mendapat luka-luka secara fisik, kepribadian jadi rendah diri dan penghayatan diri jadi negatif, sebaiknya akhiri hubungan.

    Menurut psikolog yang sehari-harinya bekerja di Rumah Sakit Pondok Indah ini, ada tiga hal yang perlu dilihat sebelum mengambil keputusan untuk berpisah atau lanjut setelah mengalami kekerasan. Apabila baru pertama kali kekasih berlaku kasar, maka masih bisa dipertimbangkan untuk dimaafkan. Namun lihat juga dampak psikologis dari perlakuan kasar tersebut.

    "Meski baru pertama kali tapi kalau dampaknya sangat signifikan, sampai trauma hebat, lebih baik consider untuk tinggalin," ujar wanita yang akrab disapa Vera ini kepada wolipop.

    Kedua, perhatikan apakah kekerasan yang dilakukan hanya satu kali atau terjadi pengulangan. Tindak kekerasan seharusnya jangan sampai terjadi dan bila dialami sampai lebih dari satu kali maka itu patut diwaspadai. Karena kekerasan tidak boleh sampai menjadi kebiasaan. "Nggak boleh ada yang kedua untuk kekerasan," tegasnya.

    Ketiga adalah melihat pemicu yang membuat seseorang melakukan kekerasan. Apabila tindakan kasar sampai melukai fisik maupun mental disebabkan karena penggunaan narkoba, alkohol atau gangguan kepribadian, maka tidak perlu pikir panjang, "I'm sorry goodbye," tukas penulis buku 'Love Cold' ini.

    "Ada orang yang memiliki gangguan kepribadian kalau sedang emosional dia sangat tantrum. Dari luar dia normal tapi akan mudah tersakiti kalau merasa diabaikan. Dia merasa tidak dicintai. Kalau kondisinya begitu mendingan udah, tinggalin," jelas psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.




      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 6:58 am