Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Nikmatnya Kerupuk Belalang

    Share

    ayaleonia

    16
    19.01.13

    Nikmatnya Kerupuk Belalang

    Post  ayaleonia on Sat Mar 02, 2013 3:45 pm


    Telah diketahui untuk mengolah belalang untuk dikonsumsi salah satu caranya yaitu dengan digoreng langsung, atau dibacem, atau pula dibacem kemudian digoreng. Cara tersebut adalah cara paling praktis untuk mengolah belalang untuk dikonsumsi.

    Namun cara tersebut memiliki beberapa kelemahan, diantaranya:

    • 1. Belalang goreng bacem lebih cepat kadaluarsa atau tidak tahan lama
    • 2. Orang merasa kurang nyaman bila mengkonsumsi belalang dalam bentuk belalang utuh.


    Selain dengan digoreng, ada cara lain mengolah belalang untuk dikonsumsi. Cara tersebut seperti pembuatan kerupuk belalang dan rempeyek belalang. Cara ini sepertinya belum pernah ada yang mencobanya. Namun, dengan inisaiatif dan inspirasi di lapangan kelompok studi PKM-K Fakultas Kehutanan UGM (Kami) berhasil menciptakan cara pengolahan belalang selain dengan digoreng biasa.

    Pembuatannya mirip seperti dengan pembuatan lempeng/kerupuk lempeng yang biasanya disuguhkan sebagai pelengkap makanan pecel. Dan hasilnya, mirip dengan kerupuk udang namun berwarna lebih gelap.Dalam proses pembuatannya, ebi/udang yang digunakan sebagai bahan utama digantikan dengan belalang yang telah dihaluskan. Hasilnya, kerupuk yang dihasilkan gurih, renyah, dan cocok untuk camilan atau untuk lauk.


    Pengolahan Belalang Kayu

    Belalang Kayu adalah salah satu jenis serangga hutan yang dapat dikonsumsi manusia. Di Negara Thailand, belalang sudah bukan barang baru untuk dikonsumsi. Sudah sejak lama, orang-orang Thailand mengkonsumsi serangga ini. Tidak hanya belalang, mereka juga menyukai serangga lain, seperti jangkrik dll. Tidak hanya di Thailand, di Indonesia pun ada. Sebagai contoh adalah di daerah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak orang yang menangkap belalang jenis ini untuk di jual sebagai konsumsi.

    Belalang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi biasa digunakan sebagai mkanan alternatif pengganti udang. Harga belalang yang relatif murah dibandingkan udang, membuat orang memilih untuk mengkonsumsinya. Menurut penelitian, belalang kering memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan dengan belalang yang belum dikeringkan.

    Umumnya, pengolahan belalang yaitu dengan digoreng biasa atau dibacem, atau dapat juga dengan dibacem kemudian digoreng. Cara ini adalah cara yang praktis untuk menikmati belalang. Dengan cara pengolahan seperti ini, rasa belalang lebih terasa khasnya. Sebelum digoreng, hendaknya kaki, dan bagian perut (abdomen) belalang dihilangkan terlebih dahulu.Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang ada di dalam perut belalang, selain itu juga untuk mengurangi rasa gatal di tenggorokan akibat adanya duri-duri kecil yang ada pada kaki belalang.

    Untuk lebih menambah rasa, dapat pula dicampurkan bumbu dapur seperti bawang putih, bawang merah, garam, dan bahan-bahan dapur lainnya sesuai dengan selera.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 5:27 pm