Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sarapan Sereal Ternyata Bisa Cegah Obesitas Pada Anak

    Share

    lizarni

    44
    24.06.12

    Sarapan Sereal Ternyata Bisa Cegah Obesitas Pada Anak

    Post  lizarni on Fri Apr 12, 2013 8:41 am


    Sereal yang dinikmati bersama susu atau yogurt merupakan sarapan anak yang praktis dan mengenyangkan. Sebuah studi terbaru menyatakan konsumsi rutin sereal saat pagi bisa mencegah risiko obesitas pada anak.

    Studi ini adalah inisiatif dari Dairy MAX, dewan produk susu regional di Grand Prairie, Texas, Amerika Serikat. Mereka ingin melihat lebih jauh peran sarapan khususnya sereal pada berat badan dan nutrisi di kalangan anak tingkat ekonomi menengah ke bawah.

    “Sereal adalah pilihan sarapan sempurna, karena sederhana dan menyediakan nutrisi penting yang diperlukan anak terutama dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah yang cenderung rentan terhadap obesitas dan masalah kesehatan,” tutur Dr. Lana Frantzens selaku kepala peneliti kepada Reuters Health.

    Tim peneliti mewawancarai 625 anak sekolah dari saat menginjak kelas 4 hingga 6 SD di San Antonio. Setahun sekali anak-anak tersebut diminta mengingat apa yang mereka makan selama 3 hari terakhir. Penelti akan mengkalkulasi BMI (Body Mass Index), hitungan berat badan yang dipengaruhi tinggi badan.

    Dengan data untuk 3 hari per tahun selama 3 tahun berturut-turut, para peneliti meneliti 9 hari analisis sarapan untuk setiap anak. Anak yang mengonsumsi sereal 4 dari 9 hari cenderung masuk kategori obesitas dengan 95 % BMI dibandingkan yang terus mengonsumsi sereal, menunjukkan 65 % BMI yang masuk kategori berat badan sehat.

    32 persen anak saat kelas 4 tidak mengonsumsi sarapan sama sekali, 25 persen mengonsumsi selain sereal, dan 43 persen mengonsumsi sereal. Anak yang tidak mengonsumsi sereal dilaporkan mengonsumsi makanan seperti scrambled eggs, roti, sosis, dan tortillas

    Studi yang diterbitkan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics ini juga menemukan 70 anak yang terus mengonsumsi sereal mendapatkan nutrisi lebih banyak. Seperti serat, mineral, dan vitamin D, B-3, B-12, riboflavin, kalsium, zat besi, zinc dan potasium. Tambahan susu juga mendukung asupan kalsium, potasium, dan vitamin D.






      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:17 am