Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bukan Mitos! Bola Mata Lepas Saat Bersin Benar-benar Pernah Terjadi

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Bukan Mitos! Bola Mata Lepas Saat Bersin Benar-benar Pernah Terjadi

    Post  clara on Mon Apr 15, 2013 8:21 am


    Para ahli telah membantah anggapan bahwa bola mata bisa lepas jika saat bersin seseorang tidak menutup matanya. Meski demikian, lepasnya bola mata saat bersin benar-benar pernah terjadi. Tentunya bukan lantaran tidak menutup mata.

    Kasus tahun 1882 tersebut dikisahkan oleh Dr Rachel Vreeman, salah satu penulis 'Don’t Swallow Your Gum! Myths, Half-Truths, and Outright Lies About Your Body and Health' di New York Times. Seorang perempuan bersin, lalu matanya lepas atau dalam istilah medis disebut eyeball subluxing.

    Menurut cerita yang dipublikasikan pada 30 April 1882 tersebut, si perempuan tengah mengendarai mobil di jalan raya saat mendadak ingin bersin. Begitu tidak tertahan, ia bersin dan terlepas lah salah satu bola mata disertai nyeri luar biasa.

    Dr Vreeman mengakui, tidak ada bukti di dunia kedokteran bahwa kasus tersebut pernah terulang di kehidupan moderen. Pernah dijumpai pada pasien muntah parah, itu pun karena pasien mangalami gangguan otot mata yang melemah karena kondisi tertentu.

    Menariknya, para ahli menilai lepasnya bola mata pada kasus tersebut tidak ada hubungannya dengan menutup atau tidaknya kelopak mata saat bersin. Sebagaimana dalam mitos, jika orang tidak menutup kelopak mata saat bersin maka bola matanya bisa lepas.

    "Tidak acara ceritanya menutut mapa bisa mencegah bola mata lepas. Sepertinya ototnya (kelopak mata) tidak cukup kuat," kata Dr Robert Naclerio, seorang profesor bedah otolaryngology di University of Chicagi Medicine, seperti dikutip dari NBC News.

    Maksudnya, otot kelopak mata tidak cukup kuat jika dibandingkan dengan tekanan dari dalam tubuh saat bersin. Kalaupun mata akan lepas dan meloncat keluar, otot kelopak mata tidak akan sanggup menahannya.

    Meski begitu, lepasnya bola mata hingga meloncat saat bersin dinilai tetap tidak mungkin terjadi sebegitu mudahnya. Meski kelopak mata tidak akan kuat menahan, di dalam masih ada 6 otot ekstra-okular yang cukup kuat untuk menahan bola mata.

    Lalu mengapa saat bersin kelopak mata harus menutup? Dr Bert Moritz dari Mayo Clinic mengatakan, gerakan tersebut tidak ada hubungannya dengan peristiwa lepasnya bola mata saat bersin.

    "Itu adalah refleks yang tidak dikehendaki. Saat otak mengirim sinyal (untuk bersin) ke otot, salah satunya berisi pesan untuk menutup mata. Ini sama seperti refleks tendon yang dalam," jelas Dr Moritz.

    Cukup tahu saja, tidak perlu mencoba bersin tanpa menutup mata karena memang susah dilakukan.




      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 2:20 am