Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Cahaya Matahari Bisa Sehatkan Rahim

    Share

    avrilian

    4
    21.01.13

    Cahaya Matahari Bisa Sehatkan Rahim

    Post  avrilian on Tue Apr 23, 2013 9:33 am


    Selama ini banyak orang menjauh dari sinar matahari karena takut kulitnya menghitam, khususnya perempuan. Namun studi baru mengungkapkan bahwa justru perempuan yang tidak mandapatkan cukup sinar matahari berisiko tinggi mengidap tumor pada rahim.

    Di antara responden yang konsumsi vitaminnya sudah memadai, peneliti menemukan bahwa responden yang rutin terpapar sinar matahari risiko muncul tumor ini menurun 32 persen. Menghabiskan waktu untuk beraktivitas di bawah sinar matahari dianggap berkaitan dengan penurunan risiko tumor rahim.

    Tumor yang berkembang dalam rahim selama usia aktif melahirkan diyakini tidak akan berlanjut hingga tahap kanker. Namun untuk beberapa perempuan, tumor ini bisa menimbulkan gangguan mestruasi, nyeri panggul, sembelit, kesulitan buang air kecil, hingga nyeri saat berhubungan intim. Tumor rahim bahkan bisa menyebabkan perdarahan besar dan merupakan penyebab utama histerektomi (operasi pengangkatan rahim).

    Namun sayangnya, banyak perempuan yang tidak mengetahui bahwa rahimnya memiliki tumor. Sehingga untuk mengetahui secara pasti, perempuan harus mau melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter, sebab hanya melalui pemeriksaan dokter akan ditemukan gejala-gejalanya, seperti dikutip dari Emax.

    Donna Baird, Ph.D, seorang peneliti di National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS) dan rekannya di The George Washington University dan Medical University of South Carolina menyaring 1.036 perempuan berusia 35-49 tahun untuk mengecek apakah ada tumor pada rahimnya menggunakan ultrasound.

    Para peneliti kemudian menguji status vitamin D responden dan mengumpulkan informasi mengenai seberapa banyak waktu yang dihabiskan responden di bawah sinar matahari. Hasilnya, responden dengan konsumsi vitamin D adekuat dan menghabiskan waktu lebih dari 1 jam per hari di luar ruangan memiliki penurunan risiko tumor rahim sebesar 40 persen.

    Baird mengatakan temuan ini konsisten dengan hasil penelitian laboratorium, tetapi harus direplikasi untuk mengetahui apakah sinar matahari benar-benar bisa menjadi cara yang murah dan sederhana untuk mencegah tumor rahim. Sehingga penyakit ini bisa dicegah dengan cukup konsumsi vitamin D dan dilakukan bersamaan dengan banyak beraktivitas di luar ruangan agar terpapar sinar matahari.






      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 6:54 pm