Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Ternyata Sejak 5.000 Tahun Lalu Sagu Dikonsumsi di China

    Share

    online

    452
    27.08.09

    Ternyata Sejak 5.000 Tahun Lalu Sagu Dikonsumsi di China

    Post  online on Mon May 13, 2013 8:34 am


    Jauh sebelum nasi menjadi makanan pokok orang Asia, ternyata sagulah yang lebih dulu dikonsumsi. Sagu yang berasal dari pohon sagu ini umumnya diolah jadi tepung dan bertektur kenyal jika dimasak dengan air.

    Para tim peneliti di China, minggu lalu melaporkan bahwa mereka telah menemukan jejak sagu pada sebuah batu yang digali dari pantai selatan China. Mereka juga menemukan alat-alat masak yang digunakan untuk mengolah makanan. Usianya dikabarkan mencapai 5.000 tahun.

    Para peneliti juga berspekulasi bahwa orang-orang yang tinggal di daerah ini banyak memasok sagu. Karenanya mereka lebih lama beralih ke beras sebagai makanan pokoknya. Penelitian inipun telah tercatat dalam jurnal online PlOS ONE.

    Saat ini sagu memang tak banyak dikonsumsi di China, namun di Papua Nugini dan Indonesia khususnya Maluku masih mengandalkan sagu sebagai makanan pokok. Sedangkan di Asia Selatan, sagu sering kali diolah menjadi hidangan penutup yanga manis dan gurih.

    Umumnya diolah menjadi sagu mutiara berbentuk seperti bola-bola kecil. Juga dibuat untuk bahan membuat Sai Mai Lo yang terkenal di China, dicampur dengan rtalas dan santan. Sedangkan versi Malaysia, biji mutiara ini ditambahkan dengan gula aren dan tepung tapioka untuk dijadikan pudding.

    Berbeda dengan Thailand, sagu justru dibuat menjadi pangsit babi, dimana daging babi dibungkus dengan adonan sagu. Sedangkan di Papua, sagu yang menjadi makanan pokok biasanya disajikan dengan direbus dan berbentuk seperti bubur disebut juga dengan papeda.





      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 3:28 pm