Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Berikan Fried Chicken pada Anak Cukup Seminggu Sekali

    Share

    dpallupi

    9
    03.05.13

    Berikan Fried Chicken pada Anak Cukup Seminggu Sekali

    Post  dpallupi on Wed May 15, 2013 7:27 am


    Daging ayam diketahui sebagai sumber protein hewani. Nutrisi ini sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa tumbuh kembangnya. Tapi apakah daging ayam yang digoreng dengan tepung baik dikonsumsi untuk anak-anak?

    Kebutuhan protein pada anak-anak tergantung pada usianya. Untuk anak-anak usia 4-6 tahun membutuhkan protein sekitar 22 gram sehari. Sedangkan anak usia 7 hingga 10 tahun membutuhkan sekitar 28 gram protein dalam sehari.

    Guna memenuhi kebutuhan asupan proteinnya, daging ayam baik diberikan untuk si kecil, termasuk ayam goreng tepung atau fried chicken. Namun pemberian fried chicken untuk anak-anak haruslah dibatasi, untuk menghindari terjadinya kelebihan berat badan.

    “Sumber protein dalam ayam bagus untuk anak-anak, namun pemberiannya harus dengan frekuensi. Misalnya satu minggu sekali atau tidak lebih dari dua kali. Imbangi juga dengan makanan lain, sayur dan buah, protein nabati, susu dan putih telur agar nutrisinya lebih sempurna.” kata Emilia E. Achmadi MS., RD, ahli gizi dari Klinik Kardiovaskular Cinere, kepada detikFood.

    Konsumsi fried chicken untuk anak-anak akan lebih aman jika dibuat sendiri. Karena suhu minyak yang dipanaskan bisa disesuaikan, misalnya dengan menggunakan api kecil agar kandungan lemak baik dalam minyak tidak berubah menjadi lemak jahat.

    Atin Nurafiatin, ahli gizi My Meal Catering, sependapat dengan Emilia. Menurutnya, daging ayam bagus untuk dikonsumsi anak-anak karena sebagai sumber protein. Anjuran konsumsinya juga bervariasi asalkan dimasak dengan cara yang benar.

    “Daging ayam baik diberikan untuk anak-anak, namun hindari pemberian daging ayam bagian paha dan sayap karena lemaknya lebih banyak. Untuk anak-anak yang bermasalah dengan berat badan harus mengihindarinya agar berat badan tidak meningkat.” ujar Atin saat dihubungi detikFood.

    Nah jika ingin tetap memberikan fried chicken pada anak, sebaiknya imbangi juga dengan memberikan sayuran dan buah yang kaya serat. Juga makanan sumber protein nabati seperti tahu, tempe dan jenis kacang-kacangan lainnya.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:59 pm