Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Pontianak Punya Monumen Keren Selain Tugu Khatulistiwa

    Share

    zuko

    151
    25.06.11

    Pontianak Punya Monumen Keren Selain Tugu Khatulistiwa

    Post  zuko on Fri May 17, 2013 10:25 am


    Tugu Digulis atau Tugu Bambu Runcing di Pontianak, Kalbar

    Pontianak identik dengan Tugu Khatulistiwa. Padahal, kota ini punya monumen yang tak kalah bersejarah. Tugu Digulis atau Tugu Bambu Runcing menceritakan perjuangan pemuda Kalimantan meraih kemerdekaan RI.

    Tak jarang traveler melewatkan Tugu Digulis saat berkunjung ke Pontianak, Kalimantan Barat. Satu-satunya monumen yang paling diingat pasti Tugu Khatulistiwa, bukan Tugu Digulis yang jelas-jelas terletak di tengah kota. Padahal, tugu ini juga punya sejarah terkait perjuangan pemuda Kalimantan Barat dalam meraih kemerdekaan.

    d-Travel berkunjung ke Tugu Digulis beberapa waktu lalu, di sela-sela Ekspedisi Women Across Borneo. Letaknya di Jl Jenderal Ahmad Yani, tepat di bundaran Universitas Tanjungpura alias Bundaran Untan.

    Monumen ini berbentuk 11 bambu runcing yang menjulang tinggi ke angkasa, masing-masing berbeda ukuran. Warnanya kuning kehijauan layaknya bambu pada umumnya. Monumen ini diresmikan pada 10 November 1987 oleh Gubernur Kalimantan Barat saat itu, H Soedjiman.

    Ada kisah kelam di balik berdirinya monumen ini. Semua berawal pada 1914, saat terbentuknya Partai Sarekat Islam (SI) di Ngabang (sekarang Kota Landak). Organisasi berbasis keagamaan ini mendapat banyak simpati dari masyarakat, hingga akhirnya pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan perintah untuk membekukan seluruh kegiatan Sarekat Islam.

    Perintah itu digelontorkan akibat maraknya pemberontakan anggota\'\' SI di Jawa dan Sumatera. Pemerintah Hindia Belanda pun menangkap 11 tokoh pergerakan Kalimantan Barat. Tiga dari 11 tokoh itu meninggal saat diasingkan ke Boven Digoel di Irian Barat, sementara 5 di antaranya wafat dalam Peristiwa Mandor di Kabupaten Landak.

    11 Bambu runcing di Tugu Digulis itu masing-masing melambangkan tokoh pejuang. Mereka adalah Achmad Marzuki, Achmad Su'ud bin Bilal Achmad, Gusti Djohan Idrus, Gusti Hamzah, Gusti Moehammad Situt Machmud, Gusti Soeloeng Lelanang, Jeranding Sari Sawang Amasundin, Hj Rais bin H Abdurahman, Moehammad Hambal alias Bung Tambal, Moehammad Sohor dan Ya' Moehammad Sabran.


    Tugu ini punya sejarah terkait perjuangan pemuda Kalbar meraih kemerdekaan RI

    Nama-nama mereka sekarang diabadikan menjadi nama jalan-jalan di Pontianak. Meski Tugu Digulis berada di tengah bundaran, wisatawan bisa meminggirkan mobil untuk melihat dan mengabadikannya dalam kamera. Terbukti kan, Pontianak tak selalu identik dengan Tugu Khatulistiwa?


      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 10:16 am