Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kenapa Anemia Lebih Sering Dialami Perempuan?

    Share

    putri

    46
    27.06.11

    Kenapa Anemia Lebih Sering Dialami Perempuan?

    Post  putri on Mon Jun 03, 2013 12:06 pm


    Anemia sering diumpai pada anak-anak. Pada orang dewasa, perempuan lebih rentan mengalaminya dibanding laki-laki. Banyak faktor yang mempengaruhinya, mulai dari menstruasi hingga budaya patriarki yang masih dinut sebagian kalangan.

    "Memang antara pria dan wanita lebih sering wanita yang terkena anemia. Hal ini disebabkan karena wanita setiap bulan mengalami mestruasi," kata Dr Santoso Karo Karo, SpJP(K),MPH, dokter jantung dari RS Mitra Kemayoran.

    Setiap bulan, perempuan memang mengalami menstruasi dan kondisi itu membuatnya kehilangan banyak darah. Normalnya darah yang hilang akan segera tergantikan, namun terkadang darah yang keluar terlalu banyak sehingga lebih sulit kembali ke kondisi normal.

    Faktor lain yang menurut Dr Santoso turut mempengaruhi risiko anemia pada perempuan adalah budaya patriarki yang mengagungkan kekuasaan laki-laki. Dalam budaya seperti ini, kebutuhan nutrisi perempuan kurang mendapat prioritas karena harus melayani laki-laki.

    "Ada studi di kampung-kampung yang pernah mengatakan wanita itu lebih pasrah jadi gizi atau makanan itu diutamakan lebih untuk suaminya, jadi istri sisanya saja," kata dokter yang pernah menjabat Ketua Yayasan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) tersebut.

    Ada pula faktor lain yang membuat perempuan lebih rentan anemia, yakni kebutuhan dandan yang berlebihan. Menurut Dr Santoso, perempuan muda kadang lebih mementingkan belanja kosmetik sehingga mengurangi anggaran untuk membeli makanan bergizi.

    Cara mengatasi anemia pada perempuan tidak berbeda dengan anak-anak. Harus diketahui dulu apa penyebab sesungguhnya, lalu diatasi penyebabnya. Suplemen tambah darah maupun zat besi bisa diberikan sambil mengatasi penyebab anemia yang sesungguhnya.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 12:57 am