Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    Ini Alasannya Kenapa Anak Perlu Dekat dengan Hewan

    Share

    HanHyunChanisa

    11
    20.06.13

    Ini Alasannya Kenapa Anak Perlu Dekat dengan Hewan

    Post  HanHyunChanisa on Wed Jul 03, 2013 7:32 am


    Jika Anda memiliki hewan peliharaan di rumah jangan segan-segan untuk melibatkan si kecil dalam mengurusnya. Sebab berdasarkan beberapa penelitian, memiliki ikatan atau hubungan kasih sayang dengan binatang membuat anak lebih terlatih untuk memiliki rasa empati.

    Empati tentu sangat dibutuhkan ketika anak bergaul baik di dalam keluarga maupun dalam kesehariannya. Menurut psikolog Dra Ratih Andjayani Ibrahim, MM, faktanya anak sama seperti makhluk hidup lain yang memiliki ikatan kuat dengan alam, jika anak memiliki hubungan yang baik anak pun dapat lebih sehat secara fisik maupun mental.

    "Berdasarkan penelitian Kaufman anak dapat berlatih mengembangkan rasa empatinya melalui kedekatan dengan hewan. Jadi, hal ini akan menumbuhkan empatinya juga pada manusia," kata Ratih dalam press conference dengan tema 'Dancow Learn & Explore' di F-Cone lantai 7 F(x), Jl Sudirman, Jakarta.

    Selain itu, hewan juga bisa dijadikan salah satu terapi untuk menumbuhkan emosional dan sosial skill pada anak berkebutuhan khusus.

    Ratih menyampaikan jika anak dapat berperilaku baik pada binatang tentu ia pun bisa berperilaku baik kepada manusia. Namun orang tua harus memastikan hewan tersebut sudah jinak dan tidak menyerang anak, sehingga tidak menimbulkan trauma atau phobia pada hewan tersebut.

    Dalam kesempatan yang sama, dr Soedjatmiko Sp.A(K), MSi menyebut dengan memperkenalkan anak pada hewan juga dapat membantu memberikan timulus pada anak. "Yang dibutuhkan anak adalah nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi. Dengan eksplorasi pada binatang akan memberikan rangsangan berbagai potensi untuk menumbuhkan empati," tuturnya.

    dr Soedjatmiko menambahkan semakin anak mendapatkan stimulus yang baik maka cabang-cabang saraf di otak anak akan semakin banyak dan rimbun. "Otak yang baik jika discan itu rimbun karena banyak cabangnya sebab mendapatkan stimulus yang baik sehingga tidak lemot kalau berpikir juga," ujarnya.

    Untuk memberikan stimulus, maka libatkanlah anak dalam permainan yang interaktif dan jangan biarkan anak bermain sendiri tanpa mendapatkan rangsangan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, motorik, serta\' emosinya.

    Dr Soedjatmiko menyebut dengan memelihara hewan peliharaan apapun diperbolehkan untuk anak yang masih kecil, asalkan kebersihannya terjaga. "Hewan apapun boleh kalau dipelihara dengan baik. Misalnya kalau anjing, harus diperhatikan kebersihan kandangnya, harus bersih dan rajin dimandikan, dan diimunisasi rabies agar anak juga merasa aman dan nyaman di dekat hewan peliharaan," tutupnya.


      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 3:54 pm