Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Biasa Tidur Larut Malam? Waspadai Penyakit-penyakit Mematikan Ini

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Biasa Tidur Larut Malam? Waspadai Penyakit-penyakit Mematikan Ini

    Post  ludwina on Fri Jul 05, 2013 6:16 am


    Dalam jangka pendek, kurang tidur mungkin hanya memicu rasa kantuk dan susah konsentrasi. Jangan dianggap sepele, sebab jika dibiarkan maka dalam jangka panjang akan berkembang menjadi penyakit mematikan seperti kanker dan stroke.

    Beberapa jenis penyakit serius yang bermula dari kurang tidur seperti dikutip dari ABC News, adalah sebagai berikut.

    1. Sakit jantung

    Penelitian di European Journal of Preventive Cardiology menunjukkan, tidur 7 jam sehari bisa mengurangi risiko sakit jantung hingga 65 persen. Tentunya juga harus didukung dengan diet yang sehat dan olahraga teratur.

    "Penting untuk mengkonfirmasi hasil ini. Tapi bukti terus bermunculan dan tidur harus masuk dalam faktor risiko penyakit jantung" kata Monique Verschuren dari National Institute for Public Health and the Environment di Belanda.

    2. Stroke

    Studi pada 5.600 orang dewasa menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam sehari lebih rentan mengalami serangan stroke. Risikonya semakin tinggi jika dibarengi juga dengan obesitas, diabetes dan hipertensi.

    "Kami menduga bahwa kurang tidur adalah prekursor bagi faktor risiko stroke yang lain," kata Megan Ruiter dari University of Alabama di Birmingham.

    3. Obesitas dan diabetes

    Tidur yang tidak teratur bisa meningkatkan kadar gula darah dalam dan memperlambat laju metabolisme. Studi di Science Translational Medicine menunjukkan risiko kegemukan dan juga diabetes meningkat pada kondisi seperti ini.

    "Buktinya jelas bahwa tidur yang cukup itu penting bagi kesehatan. kata Orfeu Buxton dari Brigham and Women's Hospital yang memimpin riset tersebut.

    Studi lainnya menunjukkan bahwa pola tidur juga bisa mempengaruhi pilihan menu makan. Seseorang yang kurang tidur cenderung memilih menu makan yang tidak sehat seperti junk food.

    4. Depresi dan kegelisahan

    Tak diragukan, kurang tidur bikin seseorang gusar keesokan harinya. Dalam jangka panjang, terus-terusan kurang tidur bisa memicu depresi dan kegelisahan yang merupakan salah satu bentuk gangguan kejiwaan.

    "Orang jadi lebih gelisah, gampang tersinggung, dan susah merasa puas," kata Dr Mark Dyken dari Sleep Disorders Center, University of Iowa.

    5. Kanker

    Studi tahun 2008 menunjukkan orang yang tidur kurang dari 6 jam dalam sehari lebih rentan mengalami kanker payudara. Oleh karenanya, para perempuan yang bekerja di shift malam dan mengalami gangguan pola tidur sebaiknya lebih waspada. Kurang tidur juga dikaitkan dengan kanker usus besar.

    "Tidur itu sifatnya restoratif (memulihkan kondisi tubuh). Jika tidak terpenuhi, kesehatan Anda akan menderita," kata Dyken.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 9:40 pm