Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Nongkrong di Pinggir Kali, Tapi di Chao Phraya

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Nongkrong di Pinggir Kali, Tapi di Chao Phraya

    Post  flade on Fri Jul 12, 2013 11:49 am


    Suasana di Sungai Chao Phraya, Ayutthaya

    Sungai Chao Phraya bagi bangsa Thailand, sama pentingnya seperti Sungai Mahakam atau Musi bagi orang Indonesia. Denyut nadi kehidupan di Negeri Gajah Putih ini bisa dirasakan wisatawan di Chao Phraya. Nongkrong saja beberapa waktu dan nikmati suasana.

    Kali ini saya berkesempatan melewatkan waktu di tepi Sungai Chao Phraya, tapi bukan di Bangkok, melainkan lebih ke arah hulu. detikTravel beberapa waktu lalu berkunjung ke Ayutthaya, sekitar 2 jam perjalanan dari Bangkok ke arah utara.

    Saya datang ke sana sore hari. Maksud hati sebenarnya ingin berkunjung ke vihara Wat Phra Mahathat yang memiliki patung Buddha di dalam batang pohon yang terkenal. Namun, saya datang terlalu sore dan tempat itu ditutup.

    Selain itu, cuaca hujan juga menghambat kami untuk wara-wiri di kota ini. Satu-satunya pilihan adalah berteduh menikmati pinggir Sungai Chao Phraya, menunggu malam datang. Malam nanti, kami akan menikmati perayaan Loy Krathong, festival lentera dan melarung sesajen ke sungai.

    Pilihan kami pun jatuh ke kawasan U Thong Road, jalan panjang yang menyusuri lekuk Sungai Chao Phraya. Di tepi jalan, banyak restoran yang berada langsung di tepi sungai. Kebanyakan merupakan rumah makan sekaligus menyediakan jasa perahu sightseeing keliling sungai Chao Phraya.

    Kami masuk ke Restoran Kankitti. Menu kami biasa saja sebenarnya, nasi goreng Thailand, pad thai, aneka tumisan sayur dan sea food. Namun suasananya yang memang mengasyikan.


    Restoran Kankitti, tempat makan sambil nongkrong pinggir Sungai Chao Phraya


    Makan asyik di pinggir Sungai Chao Phraya


    Perahu mengangkut wisatawan di Sungai Chao Phraya

    Sungai Chao Phraya di Ayutthaya lebih tenang dan damai dibandingkan ketika sudah sampai di Kota Bangkok yang ramai. Sesekali, melintaslah perahu besar yang membawa rombongan wisatawan. Perahu ini full music, sehingga hingar bingarnya terdengar saat melintasi restoran tempat kami makan.

    Sepertinya semua orang biasa membagi keceriaan. Mereka yang ada di perahu bersorak sorai melambaikan tangan kepada kami, walaupun tidak kenal. Orang-orang di restoran pun membalas lambaian tangan.

    Semakin sore, suasana makin ramai di Chao Phraya, ini lantaran semua orang menyambut malam Loy Krathong. Darr! Darr! Suara petasan sesekali menyemarakan suasana. Dari seberang sungai yang agak jauh, saya melihat kepulan asap. Tebakan saya, ini semacam meriam bambu seperti di Indonesia atau petasan yang cukup besar.

    Sampai menjelang malam, aktivitas penyeberangan sungai sepertinya semakin ramai orang. Semua merapat ke Sungai Chao Phraya, terutama yang dekat vihara. Tradisi melarung sesajen dan menerbangkan lentera, dilakukan dari vihara.

    Pusat kegiatan Loy Krathong di tepi Sungai Chao Phraya ini dilakukan di Vihara Wat Phananchoeng Worawihan. Tempat inilah yang menjadi tempat tujuan saya setelah kenyang mengisi perut dan nongkrong di pinggir Sungai Chao Phraya. Saya siap bergabung bersama ribuan warga dan turis menikmati Loy Krathong di sungai legendaris ini.


      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 2:01 am