Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gigi Berteknologi Wi-Fi Bisa Bantu Mencegah Makan Berlebih

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Gigi Berteknologi Wi-Fi Bisa Bantu Mencegah Makan Berlebih

    Post  lea on Fri Aug 02, 2013 5:55 am


    Bukan cuma perangkat komputer dan telepon genggam saja yang disemati teknologi wi-fi alias wireless fidelity. Teknologi komunikasi nirkabel itu kini disematkan pula ke gigi manusia, untuk membantu mengontrol perilaku makan berlebih.

    Gigi berteknologi wi-fi ini dikembangkan oleh para ilmuwan dari National Taiwan University. Bentuknya berupa sensor mini yang dilekatkan ke gigi manusia untuk mendeteksi makanan ataupun asupan lain yang masuk ke tubuh melalui mulut manusia.

    Sensor ini mampu mendeteksi berapa banyak makanan yang dikonsumsi seseorang, bahkan bisa juga mendeteksi kebiasaan merokok dan minum-minuman keras. Teknologi sensor yang dipakai didasarkan pada gerakan mengunyah, yang diyakini bervariasi tergantung jenis makanannya.

    "Karena mulut adalah pintu masuk bagi kesehatan manusia, sistem sensor oral sangat potensial dipakau untuk memonitor kesehatan seperti melacan riwayat diet," tulis para ilmuwan dalam laporannya seperti dikutip dari NY Dailynews.

    Dalam eksperimen yang dilakukan baru-baru ini, para ilmuwan menghubungkan sensor di gigi tersebut dengan komputer melalui teknologi wi-fi. Dalam kenyataannya kelak, teknologi ini bisa juga menyambungkan gigi dengan perangkat lain seperti smartphone alias ponsel pintar.

    Para pengamat meyakini, teknologi ini sangat mungkin untuk diwujudkan menjadi perangkat sehari-hari. Namun yang masih perlu dipikirkan adalah faktor keamanan, mengingat sensor tersebut berukuran sangat mini dan ditempelkan di gigi sehingga sangat mungkin untuk tertelan.

    Perilaku makan berlebihan memang perlu dikontrol mengingat angka obesitas atau kelebihan berat badan telah menjadi permasalahan global. Selain dipicu leh kelebihan makan, obesitas juga dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik khususnya pada manusia moderen yang sehari-harinya lebih banyak duduk.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:23 pm